INOVASI menjadi sesuatu yang terus diupayakan oleh Susanti Rahaya. Terutama inovasi dalam dunia pendidikan untuk menciptakan media pembelajaran. Sehingga bisa mewarnai dunia pendidikan denga karya.
Guru SMA Plus Al Fatimah tersebut tertarik dengan hal hal yang berkaitan dengan upaya transformasi pendidikan anak Indonesia. Terdapat media pembelajaran telah dibuat dan diaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar.
Media pembelajaran tersebut juga dibagikan ke guru-guru lain. Sehingga menjadi solusi bagi rekan guru lainnya yang belum sempat membuat media pembelajaran. Akibat terkedala waktu dan banyak aktivitas.
‘’Media pembelajaran yang dibuat dipublikasikan di media sosial,” ungkapnya.
Guru 35 tahun tersebut merasa ketika banyak waktu luang, ide lancar dan keadaan sehat menjadi modal untuk semangat dalam membuat media pembelajaran. Namun tantangan terjadi ketika waktu dimiliki tak banyak akibat aktifitas atau pekerjaan lainnya.
‘’Media pembelajaran ini ada nilai perjuangannya,” ujarnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana