ZONA nyaman kerap kali jadi pilihan. Meninggalkannya seakan berat karena dipacu melakukan hal baru yang belum pasti. Rasa tenang dengan rutinitas menjadi pertimbangan. Beda dengan kekhawatiran yang acap muncul saat mencoba keluar dari zona nyaman.
Rasa takut kegagalan, ketidakjelasan masa depan, bahkan pandangan orang lain menjadi faktor urungnya niat mencoba hal baru. Menghambat pergerakan hingga membuat kehilangan kesempatan untum terus berkembang. Tapi berbeda dengan Agus Elia Ayu Putri.
Perempuan 21 tahun ini memutuskan mencoba hal baru dengan ikut berorganisasi. ’’Karena aku sadar keterlibatan dalam satu hal dapat memberi dampak besar,” ucap Elia. Menurutnya, dampak itu tidak hanya dirasakan satu pihak, tapi juga dirinya dan orang lain.
Melalui organisasi, bagi dia, banyak manfaat. Dari mengembangkan keterampilan kepemimpinan, memperluas relasi, sampai belajar bekerja sama dalam tim. Ia merasa kontribusi dalam organisasi membawa perubahan positif di lingkungan sekitar.
Dengan berorganisasi, perempuan asal Desa/Kecamatan Ngambon itu juga merasa semakin percaya diri menghadapi berbagai tantangan dan berperan aktif dalam menciptakan suatu kebermanfaatan.
’’Awalnya sih tidak sengaja. Masih ingat betul saat itu terpaksa, tapi sekarang berubah jadi motivasi. Terpaksa, terbiasa, dan harapannya menjadi luar biasa,’’ ujar mahasiswi Bimbingan Konseling (BK) Unugiri Bojonegoro. (wan/yna/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana