Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sheila Salsabila Anggiawan: Temukan Diri Lewat Public Speaking

Hakam Alghivari
Penulis: Hakam Alghivari❯

 

Photo
Photo

DI BALIK layar siaran langsung, Sheila Salsabila Anggiawan belajar mengenal dirinya lebih dalam. Mahasiswi berusia 19 tahun itu menemukan ruang tumbuh lewat public speaking, dunia yang awalnya hanya berangkat dari rasa iseng, namun kini menjadi bagian penting dalam proses pendewasaannya.


Advertisement

Gadis yang akrab disapa Sheila, mulai menekuni dunia komunikasi sejak semester dua perkuliahan.

Saat itu, ia ikut menemani temannya bekerja sebagai host live. Dari pengalaman sederhana tersebut, tumbuh ketertarikan yang tak disangka.

“Saya menyukai public speaking karena saat melakukannya saya bisa menjadi diri saya sendiri,” ujar mahasiswa S1 FISIP Universitas Bojonegoro itu.

Advertisement

Kini, Sheila menjalani pekerjaan part time sebagai host live. Baginya, pekerjaan ini bukan sekadar tampil di depan kamera.

Ia belajar mengelola audiens, menyampaikan pesan dengan tepat, sekaligus membangun kepercayaan diri.

Lebih dari itu, pengalaman ini mengajarkannya arti kemandirian melalui penghasilan dari platform digital.

Advertisement

Perjalanan Sheila terbilang berwarna. Sejak SMP, ia sudah aktif mengikuti lomba pidato Bahasa Inggris.

Saat SMA, minatnya sempat bergeser ke bidang akademik dengan mengikuti OSN Biologi.

Di bangku kuliah, rasa penasaran itu terus terjaga lewat keikutsertaannya di berbagai UKM, serta pengalaman sebagai pengurus generasi berencana (GenRe) Bojonegoro yang membentuk rasa tanggung jawab dan kerja sama.

Baginya pertemuan dengan banyak orang meninggalkan banyak kesan. “Saya bisa berkenalan dengan banyak orang baru, dan sering kali menemukan plot twist yang tidak terduga,” katanya.

Meski mengaku pemalu, justru dunia ini memaksanya keluar dari zona nyaman. Ada lelah saat harus menghadapi beragam karakter dan menjaga perasaan orang lain.

Namun, semua diterima sebagai proses. Harapannya sederhana, terus mengasah skill, dan menggapai impian saya, termasuk melanjutkan studi S2 di Universitas Diponegoro. Bagi Sheila, setiap pengalaman adalah bekal untuk melangkah lebih jauh. (kam/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Beri Penghargaan Bagi Mahasiswa Asal Papua Barat, FISIP Unigoro Kukuhkan 134 Sarjana

Beri Penghargaan Bagi Mahasiswa Asal Papua Barat, FISIP Unigoro Kukuhkan 134 Sarjana

134 mahasiswa dinyatakan resmi menyandang gelar sebagai sarjana administrasi publik (SAP). Mereka terdiri 95 mahasiswa kelas reguler & 39 mahasiswa program RPL.

Dekan FISIP Untag Isi Kuliah Umum di Unigoro, Bahas Isu Strategis dan Kepemimpinan Pelayanan Publik

Dekan FISIP Untag Isi Kuliah Umum di Unigoro, Bahas Isu Strategis dan Kepemimpinan Pelayanan Publik

Prodi Administrasi Publik Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kuliah umum di Hall Suyitno, Rabu (1/7/26). Membahas tentang isu strategis dan kepemimpinan pelayanan publik..

BPSK Bojonegoro Isi Kuliah Praktisi di Unigoro, Edukasi Perlindungan Konsumen

BPSK Bojonegoro Isi Kuliah Praktisi di Unigoro, Edukasi Perlindungan Konsumen

Kuliah praktisi yang membahas tentang pentingnya perlindungan konsumen ini menghadirkan narasumber dari Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Bojonegoro.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer