Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jesvia Tresna Devi: Menari di Tengah Rutinitas Pabrik

D
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO

 


Advertisement

DI BALIK kesibukannya bekerja di sebuah pabrik rokok di Kecamatan Kapas, Jesvia Tresna Devi masih setia menjaga satu hal yang sejak kecil menjadi bagian dari hidupnya: menari. Perempuan asal Desa Semenpinggir, Kecamatan Kapas ini membuktikan, bahwa kecintaan pada seni bisa tetap tumbuh, meski aktivitas sehari-hari kini dijalani di luar panggung.

Jesvia lulus sekolah pada 2020 lalu. Ia sempat melanjutkan pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Program Studi Tari. Namun, perjalanannya di dunia akademik seni harus terhenti.

“Saya sempat kuliah di ISI Yogyakarta, prodi tari, tapi terpaksa mengundurkan diri karena sesuatu hal yang tidak bisa saya ceritakan,” ungkapnya. Meski demikian, dunia tari tidak pernah benar-benar ia tinggalkan.

Advertisement

Sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak, ia sudah aktif menari, mengikuti berbagai lomba, hingga bergabung dengan sanggar tari. Hingga kini, Jesvia masih aktif menekuni kesenian jaranan.

Baginya, jaranan menjadi ruang untuk tetap menyalurkan hobi sekaligus menjaga tradisi. “Yang masih saya ikuti sampai sekarang yaitu kesenian jaranan, di mana saya bisa menyalurkan hobi menari saya,” katanya.

Tak hanya soal ekspresi seni, keterlibatannya di kesenian tradisional juga memberi manfaat ekonomi. “Selain itu juga bisa menjadi ladang rezeki sampingan bagi saya,” ujarnya. Lebih jauh, kecintaannya pada kesenian lahir dari keinginan untuk ikut melestarikan budaya.

Advertisement

“Alasannya, agar bisa terus melestarikan budaya, menyalurkan hobi, dan dibayar juga,” tuturnya. Hal itu, menurutnya, menjadi kebanggaan tersendiri. (dan/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro Konsisten Menguatkan Budaya Religius, Prestasi, dan Mutu Lulusan

SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro Konsisten Menguatkan Budaya Religius, Prestasi, dan Mutu Lulusan

Semangat tersebut terus dikembangkan SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro melalui berbagai program dan capaian, baik di bidang karakter, budaya religius maupun akademik.

Bukan Hanya Soal Nilai Akademik, Ini 10 Bekal Penting yang Perlu Diberikan kepada Anak Laki-Laki

Bukan Hanya Soal Nilai Akademik, Ini 10 Bekal Penting yang Perlu Diberikan kepada Anak Laki-Laki

anak laki-laki juga membutuhkan bekal kehidupan yang dapat membantunya tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi berbagai tantangan.

PMB Unigoro Ditutup 31 Agustus 2026, Masih Ada Kesempatan Dapat Beasiswa

PMB Unigoro Ditutup 31 Agustus 2026, Masih Ada Kesempatan Dapat Beasiswa

Para camaba harus segera mendaftarkan diri sebelum PMB Unigoro tahun akademik 2026/2027 seluruh jalur berakhir pada 31 Agustus 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer