Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Malika Izzatul Husna: Pandemi Tetap Berprestasi

D
Penulis: Dewi Safitri❯
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO

 


Advertisement

TENIS meja datang ke hidup Malika Izzatul Husna bukan dari mimpi masa kecil, melainkan dari kegelisahan seorang ayah di masa pandemi Covid-19. Saat sekolah berpindah ke layar gawai, siswa asal Desa Sidorejo, Kedungadem tersebut nyaris tak lepas dari gadget. Sang ayah lalu mengajaknya bergabung dengan Persatuan Tenis Meja (PTM) Kedungadem.

Awalnya, langkah itu terasa berat. Tubuhnya dingin, tangan gemetar, bahkan air mata sempat tumpah saat pertama kali menginjak lapangan. Namun waktu mengubah segalanya. Malika mulai jatuh hati pada tenis meja.

Dari latihan ke latihan, menemukan bahwa olahraga ini bukan sekadar adu pukul bola, tetapi ruang belajar mengasah mental, sportivitas, dan pengendalian emosi. Kalah mengajarkan rendah hati, menang menumbuhkan percaya diri.

Advertisement

“Mengejar hal ini karena bisa menjadi peluang prestasi untuk saya di masa depan,” kata siswa MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem tersebut.

Beragam kompetisi telah Malika ikuti, dari Porkab, Popkab, Mannah Cup, hingga Porseni. Momen kemenangan menjadi bagian paling ia sukai. Ketika dirinya bisa membanggakan orang tua, sekolah, dan diri sendiri.

Meski pernah merasakan sepi saat Porseni MTs di Jombang. Sendirian di asrama, malam-malam tanpa tidur, Malika bertahan. Mengingat, ia perempuan sendiri, sedangkan teman-teman yang berangkat kompetisi bersamanya, semua laki-laki. Namun, hal tersebut tidak lantas membuatnya menyerah. Melainkan sebagai pecut untuk menyalakan keberanian yang lebih tinggi lagi.

Advertisement

Kini, gadis 15 tahun tersebut menatap masa depan dengan keyakinan. Berharap, prestasi tenis meja terus membawanya melangkah lebih jauh. Sekaligus menginspirasi anak-anak lain untuk berani mencoba dan berlatih.

“Melalui latihan yang disiplin dan semangat pantang menyerah, saya ingin meningkatkan kemampuan teknik, mental, dan sportivitas. Semoga tenis meja tidak hanya menjadi ajang meraih kemenangan, tetapi juga sarana untuk membanggakan diri sendiri, keluarga, dan sekolah,” pungkasnya. (ewi/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Satpol PP Tutup Sementara Galian C Desa Drokilo Kecamatan Keduungandem

Satpol PP Tutup Sementara Galian C Desa Drokilo Kecamatan Keduungandem

Aktivitas tambang galian C di Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem dikeluhkan warga sekitar.

Rumah di Kepohkidul Kedungadem Bojonegoro Terbakar, Dua Sepeda Motor Ikut Hangus

Rumah di Kepohkidul Kedungadem Bojonegoro Terbakar, Dua Sepeda Motor Ikut Hangus

Kebakaran melanda sebuah rumah di Dusun Ketangi RT 01 RW 06, Desa Kepohkidul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (2/8) malam.

Pendaftaran Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA Sisa Hari Ini

Pendaftaran Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA Sisa Hari Ini

Pada pendaftaran hari pertama kemarin, beberapa SMAN sudah memenuhi pagu tersedia. Tepatnya 25 persen dari total pagu masing-masing sekolah. Namun pemeringkatan masih bisa berubah seiring adanya calon siswa yang mendafta

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer