Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nur Nisrina Hanif: Dari Balen ke Sydney

D
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO

 


Advertisement

DI ANTARA kesibukan kerja, jadwal les, dan rasa cemas yang naik turun, Nur Nisrina Hanif justru mencatat pencapaian yang tidak biasa. Perempuan asal Desa/Kecamatan Balen, ini berhasil lolos beasiswa LPDP dalam sekali coba.

Namun, perjalanan menuju titik itu jauh dari kata mulus. Nisrina, alumni Fakultas Psikologi UGM, harus menyeimbangkan pekerjaan full-time dengan persiapan beasiswa dan kursus IELTS. “Sempat terpikir untuk menyerah karena rasa cemas,” ungkapnya. Pulang larut malam, dilanjut belajar, dan tekanan mental membuatnya beberapa kali hampir berhenti.

Di tengah kekalutan itu, ia menemukan sebuah kutipan sederhana di media sosial ‘Jika Tuhan membawamu ke suatu perjalanan, maka Dia akan membantumu melewatinya’. Kalimat itu menjadi pengingat yang membuatnya kembali melanjutkan langkah kecil demi langkah. “Quote ini sangat memorable dan bikin aku bangkit lagi,” katanya.

Advertisement

Tidak hanya soal waktu dan energi, Nisrina juga berhadapan dengan impostor syndrome. Ia kerap merasa tidak cukup pintar atau tidak cukup layak bersaing dengan para kandidat LPDP lain. “Aku merasa bahwa aku belum cukup capable untuk lanjut kuliah lagi,” ujar mahasiswi University of Sydney itu. (dan/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Siti Lailatun Naimah, Belajar Mandiri sejak Dini

Siti Lailatun Naimah, Belajar Mandiri sejak Dini

Menurutnya, punya penghasilan sendiri menjadi salah satu cara untuk mewujudkan keinginan kuliah tanpa menambah beban orang tua.

Feby Ana Nur Hidayah, Kuliah sambil Berbisnis

Feby Ana Nur Hidayah, Kuliah sambil Berbisnis

MENJALANI mahasiswa sekaligus merintis usaha bukan perkara mudah. Namun, kesibukan kuliah tak menyurutkan langkah Feby Ana Nur Hidayah untuk belajar mandiri melalui dunia bisnis.

Opini: Paradoks Kuliah Gratis dan Kualitas Riset

Opini: Paradoks Kuliah Gratis dan Kualitas Riset

PADA 18 September 2026, di puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional, Presiden Prabowo Subianto melontarkan janji besar: pendidikan negeri gratis dari SD hingga universitas negeri.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer