
BLORA, Radar Bojonegoro - Banyaknya sekolah dasar butuh perbaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora masih upayakan dapat kucuran dana dari bantuan pusat. Sebanyak 75 SDN di Blora diusulkan perbaikan tahun ini.
Namun, tidak semua sekolah yang diajukan bantuan dari pemerintah pusat itu disetujui.
’’Tahun ini, ada sebanyak 75 SDN yang kami usulkan mendapat bantuan perbaikan kepada pemerintah pusat,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan (Disdik) Blora Sandy Tresna Hadi.
Sandy menerangkan, daftar sekolah yang butuh perbaikan sudah terekapitulasi dan berkas-berkas yang dikirim sekolah sudah diajukan. Perihal kepastian mendapatkan bantuan atau tidak itu masih menunggu hasil verifikasi.
’’Sudah kami ajukan, masih proses verifikasi oleh pusat,” katanya. Pihaknya mengatakan, sekolah-sekolah yang diusulkan mendapat perbaikan tersebar di berbagai kecamatan, dengan jumlah yang bervariasi di setiap kecamatan.
Namun, dari jumlah yang diajukan, tidak semua terealisasi mendapat bantuan. ’’Tidak semua, bahkan yang disetujui belum tentu berdasar urutan prioritas yang kami usulkan,” jelasnya. Sandy menegaskan, kewenangan sepenuhnya berada di tingkat pusat.
Saat berkas dikirim ke daerah, pihaknya hanya mengurutkan berdasar prioritas sekolah yang paling membutuhkan perbaikan. Dari kategori rusak ringan, sedang, hingga berat. Menurutnya, selain anggaran dari APBD sendiri, usulan tersebut sebagai bentuk upaya dari pemkab agar sekolah-sekolah yang saat ini rusak bisa diperbaiki.
Diketahui sebelumnya, terdapat sekolah SDN Sendanggayam, Kecamatan Banjarejo rusak setelah kondisi atap plafon ambrol. Selain itu, bangunan lain alami retak pada bagian tembok. (luk/bgs)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




