alexametrics
Rabu, 20 Oct 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

SIG Bekali Sekuriti Dalam Tanggap Bencana dan Kebakaran

12 Oktober 2021, 09: 42: 14 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

SIAGA: Para sekuriti peserta pelatihan penanggulangan bencana melakukan pemadaman api menggunakan karung.

SIAGA: Para sekuriti peserta pelatihan penanggulangan bencana melakukan pemadaman api menggunakan karung. (SIG FOR JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

Radar Tuban – Sebanyak 66 anggota satuan pengamanan (Satpam) atau sekuriti yang bertugas di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban kemarin (11/10) mengikuti pelatihan penanggulangan bencana.

Kegiatan yang melibatkan unit Keselamatan Kerja Tuban (K2T) dan Unit Security tersebut dilaksanakan di kantor pusat Semen Gresik (KPSG) Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek. Pada pelatihan tersebut, mereka diberikan materi mengenai regulasi dan prosedur tanggap darurat.

Serta, pengenalan dan teknik penanggulangan kebakaran menggunakan alat pemadam api ringan (Apar), karung, maupun dengan metode penyemprotan air dari kendaraan pemadam kebakaran. Peserta juga melakukan praktik secara langsung memadamkan api.

Baca juga: Dapat Jatah 43 Ribu Dosis Vaksin Pfizer

‘’Pelatihan kali ini sementara diikuti 66 tenaga sekuriti. Nantinya semua sekuriti yang bertugas di SIG Pabrik Tuban juga akan mendapatkan pelatihan yang sama,’’ terang Safety Officer Tuban, Jatmiko.

Dia berharap setelah pelatihan ini petugas keamanan dapat mengerti serta memahami mengenai prosedur dan tindakan yang tepat jika terjadi kebakaran. ‘’Dan yang terpenting dapat melakukan pencegahan terjadinya bencana kebakaran,’’ tandasnya.

Sementara itu, Senior Manager of Public Relation & CSR PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Setiawan Prasetyo menyampaikan, kegiatan pelatihan ini merupakan upaya antisipasi apabila sekuriti menemukan kebakaran.

Baik di lingkungan perusahaan saat sedang bertugas maupun di tempat lain. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para sekuriti dalam menjaga keamanan maupun bencana. Harapannya, para penjaga keamanan tersebut memiliki wawasan tanggap darurat agar selalu sigap dalam menghadapi situasi apapun.

‘’Sehingga, kejadian atau hal-hal yang berpotensi terjadinya kebakaran maupun bencana yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan serta kerusakan aset perusahaan atau korban jiwa dan yang dapat mengakibatkan gangguan operasional dapat diantisipasi sedini mungkin,’’ jelas Iwan, sapaan akrab Setiawan Prasetyo. 

(bj/wid/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news