alexametrics
Rabu, 20 Oct 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Disebabkan Usia, Mayoritas Honorer K2 Tak Lolos Pasing Grade

06 Oktober 2021, 07: 23: 34 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Disebabkan Usia, Mayoritas Honorer K2 Tak Lolos Pasing Grade

Disebabkan Usia, Mayoritas Honorer K2 Tak Lolos Pasing Grade

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Hasil seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bakal diumumkan Jumat (8/10). Honorer kategori (K-2) yang lolos passing grade (nilai ambang batas) hanya 50 orang. Diperkirakan banyak honorer tidak lolos meski telah mencapai passing grade.

Peserta seleksi PPPK mencapai 2.275 orang. Mereka memperebutkan 351 formasi diterima Bojonegoro. Seleksi PPPK ini ditangani Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ketua Forum Honorer K-2 Bojo negoro Arif Ida Rifai menjelaskan, jumlah honorer K-2 ikut seleksi PPPK sekitar 200 orang lebih.

Namun, dari jumlah itu yang nilainya mencapai passing grade hanya 50 orang. ‘’Hanya sedikit yang lolos passing grade,’’ katanya kemarin. Mereka yang lolos passing grade itu tidak otomatis akan diterima sebagai PPPK.

Baca juga: Raih Emas di PON XX Papua, Jadi Kado Ultah Sang Putri

Mereka harus bersaing dengan peserta lain yang juga lolos passing grade. Sehingga, mereka yang lolos passing grade juga masih menunggu hasil pengumuman dengan penuh harap. Arif menjelaskan, banyaknya honorer K-2 tidak lolos passing grade seleksi PPPK disebabkan usia.

Rerata usia sudah mulai tua sehingga tidak lagi bisa mengerjakan naskah soal dengan cepat. Nilainya banyak tidak mencapai passing grade. ‘’Rata-rata sudah hampir 50 tahun,’’ jelasnya. Terkait itu, lanjut Arif, berharap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan kelonggaran terhadap honorer berusia tua.

Mereka bisa lolos seleksi meskipun dengan nilai minim. ‘’Kami harap ada perubahan aturan terkait passing grade itu,’’ jelasnya. Arif berharap pengu muman hasil seleksi PPPK pada Jumat tidak berubah. Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Joko Tri Cahyono mengatakan, peserta seleksi PPPK mencapai 2.275 orang.

Mereka memperebutkan 351 formasi diterima Bojonegoro. Namun, seleksi PPPK guru tidak ditangani BKPP. Semua ditangani Kemendikbud. ‘’Kami tidak menangani PPPK guru,’’ jelasnya. Karena itu, lanjut dia, infomasi mengenai PPPK guru tidak banyak diketahui BKPP. Saat ini BKPP hanya menangani PPPK dokter. Jumlah formasi PPPK dokter ada tujuh orang. Namun, jumlah pendaftarnya hanya dua orang.

(bj/rij/zim/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news