alexametrics
Rabu, 20 Oct 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Minta Kejelasan: Jangan Sampai Bojonegoro Residence Mangkrak

05 Oktober 2021, 19: 08: 53 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

The Residence Bojonegoro

The Residence Bojonegoro

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Kawasan perkantoran Bojonegoro Residence bakal diserahkan ke pemkab oleh PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS). Seiring selesainya masa sewa Pertamina EP Cepu (PEPC) terhadap perkantoran di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu itu. Terkait itu, DPRD bakal serius memanggil PT BBS untuk meminta kejelasan terkait bisnis kawasan perkantoran itu.

‘’Jangan sampai seperti GDK (mangkrak). Kami perlu membicarakan masalah ini lebih lanjut dengan PT BBS,’’ kata Anggota Komisi B DPRD Lasuri kemarin. Menurut Lasuri, bisnis Bojonegoro Residence adalah menemukan pasarnya. Dikhawatirkan tanpa ada penyewa, perkantoran itu akan mangkrak seperti Hotel Griya Dharma Kusuma (GDK).

Masa kontrak PEPC di Bojonegoro Residence berakhir tahun ini. PEPC dipastikan tidak akan memperpanjang sewa perkantoran itu. Sebab, kantor PEPC di kawasan lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) sudah jadi.

Baca juga: Tes SKB di 3 Kabupaten Diawasi oleh Kantor Regional BKN Jatim

Tentu, jika masih menyewa akan menjadi temuan SKK Migas. Lasuri memastikan sudah mengetahui jika masa kontrak PEPC di kawasan perkantoran milik pemkab itu sudah selesai tahun ini. Karena itu, pihaknya menyarankan agar PT BBS mencari pasar baru untuk bisnis perkantoran itu.

Namun, sepertinya PT BBS kesulitan menemukan penyewa. Politikus PAN itu mengatakan, upaya menyerahkan Bojonegoro Residence ke pemkab adalah keputusan tepat. Lokasi itu milik pemkab. Selama ini, PT BBS menyewa lahan itu dari pemkab.\

Dalam pengelolaannya PT BBS bekerja sama dengan PT Etika Dharma Bangun Sejahtera (EDBS). ‘’Asetnya memang milik pemkab,’’ jelasnya. Lasuri menjelaskan, dalam waktu dekat akan bicara lebih serius dengan PT BBS terkait hal itu. Sehingga, bisa hasilkan keputusan lebih mengun tungkan. Jika benar-benar dise rahkan ke pemkab, tentu harus bisa mengelolannya. Sebelumnya, Direktur PT BBS Thomas Gunawan mengatakan bahwa pihaknya akan mengembalikan Bojonegoro Residence ke pemkab. Itu setelah tidak ada perpanjangan kontrak dengan PEPC.

(bj/zim/rij/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news