alexametrics
Rabu, 20 Oct 2021
radarbojonegoro
Home > Advertorial
icon featured
Advertorial

Dorong Peningkatan PAD dan Kesejahteraan Petani

DPRD Lamongan Sepakati KUA-PPAS APBD 2022

30 September 2021, 10: 00: 51 WIB | editor : Nailul Imtihany

DISEPAKATI: Ketua DPRD Lamongan, H Abdul Ghofur, dan Bupati Yes setelah penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan kemarin (29/9).

DISEPAKATI: Ketua DPRD Lamongan, H Abdul Ghofur, dan Bupati Yes setelah penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan kemarin (29/9).

Share this      

Radar Lamongan – DPRD Lamongan bersama Pemkab Lamongan telah melaksanakan beberapa tahapan terkait Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara  (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2022.

Legislatif dan eksekutif akhirnya menyepakati bersama KUA-PPAS dan APBD Tahun Anggaran 2022 dalam rapat paripurna kemarin (29/9). ‘’Berdasarkan hasil pembahasan KUA-PPAS Tahun 2022 telah dilaksanakan sesuai dengan perundang-undangan, yang selanjutnya disepakati menjadi pedoman penyusunan Raperda APBD Tahun 2022,’’ tutur Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lamongan, M Burhanuddin, kemarin (29/9).

Burhan menuturkan, DPRD Lamongan memberikan beberapa masukan terhadap Pemkab Lamongan. Di antaranya adanya upaya peningkatan kinerja yang dapat menunjang pendapatan asli daerah (PAD). ‘’Kami meminta dalam pembangunan infrastruktur, Pemkab Lamongan agar lebih selektif. Sehingga tidak salah sasaran,’’ terang bendahara F-PKB tersebut. 

Baca juga: Persela Sukses Memutus Rekor Kekalahan

DISEPAKATI: Ketua DPRD Lamongan, H Abdul Ghofur, dan Bupati Yes setelah penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan kemarin (29/9).

DISEPAKATI: Ketua DPRD Lamongan, H Abdul Ghofur, dan Bupati Yes setelah penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan kemarin (29/9).

Sebanyak 75 persen masyarakat Lamongan merupakan petani. Sehingga, DPRD Lamongan meminta agar ada kebijakan yang memperhatikan nasib petani di Kabupaten Lamongan. ‘’Selain mendorong pemberantasan hama tikus secara masif, DPRD Lamongan juga memberikan atensi khusus terhadap ketersediaan pupuk dan perbaikan jaringan irigasi persawahan. Sehingga hasilnya bisa dinikmati oleh petani, serta petani tidak merugi, dan kami berharap kesejahteraan petani meningkat,’’ imbuh Ketua Komisi C DPRD Lamongan tersebut. 

Burhan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang telah menyampaikan RKUA-PPAS Tahun 2022 dalam rapat paripurna sebelumnya.  ‘’Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Badan Anggaran (Banggar) yang telah membedah, mencermati, mengoreksi postur KUA-PPAS APBD 2022 bersama TAPD Kabupaten Lamongan,’’ ucap Burhan. 

Bupati Yuhronur Efendi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, atas disepakatinya KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022. Dia membeberkan pendapatan daerah diproyeksikan Rp 2.900.519.939.710 (Rp 2,9 triliun). Serta, belanja daerah dialokasikan Rp 3.220.519.939.710 (Rp 3,2 triliun). 

Diakui Bupati Yes, perencanaan fiskal tersebut mengakibatkan defisit Rp 320.000.000 (Rp 320 juta), yang akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman dan dikelola secara hati-hati dengan tetap menjaga keberlanjutan fiska.

“Alhamdulillah kita baru saja menyepakati bersama KUA dan PPAS tahun 2022,” tutur Bupati Yes dalam rapat paripurna dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS APBD 2022. Bupati Yes menjelaskan, besaran belanja daerah yang terjadi sebagai salah satu upaya pemprioritasan dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan memiliki cakupan pembangunan yang lebih luas.

Hal ini, lanjut dia, diyakini karena pembangunan infrastruktur mampu menjadi motor pembangunan suatu kawasan. ‘’Dengan keterbatasan fiskal yang ada, maka pemerintah berusaha untuk melakukan skema melalui pembiayaan pinjaman. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas jalan, merata, dan saling terkoneksi antarwilayah,’’ harap Bupati Yes.    

Melalui pembangunan tersebut, terang Bupati Yes, target kinerja Tahun 2022 diharapkan mampu menumbuhkan ekonomi sebesar 3,55 persen, gini rasio sebesar 0,292 persen, prosentase penduduk miskin turun di angka 13,39 persen, indeks pembangunan manusia naik menjadi 73,29 persen, serta indek kualitas layanan infrastruktur sebesar 77 persen.

‘’Dengan postur demikian, tema pembangunan yang ditetapkan Tahun 2022 yakni  pemantapan sosial ekonomi dan peningkatan layanan dasar serta penyediaan infrastruktur terintegrasi,’’ imbuh Bupati Yes.

(bj/ind/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news