alexametrics
Rabu, 20 Oct 2021
radarbojonegoro
Home > Advertorial
icon featured
Advertorial

Hadirnya Klinik Geriatri, Penanganan Pasien Lansia Semakin Cepat

29 September 2021, 09: 54: 51 WIB | editor : Nailul Imtihany

TIDAK PERLU ANTRE: Pasien geriatri disambut ramah oleh petugas Klinik Geriatri RSUD dr R. Koesma Tuban.

TIDAK PERLU ANTRE: Pasien geriatri disambut ramah oleh petugas Klinik Geriatri RSUD dr R. Koesma Tuban.

Share this      

Radar Tuban – Pelayanan terhadap pasien lanjut usia (lansia) di RSUD dr R. Koesma Tuban kini semakin optimal menyusul hadirnya Klinik Geriatri, yakni klinik yang secara khusus menangani pasien lansia.

Jika sebelumnya pasien lansia mendapat penanganan yang sama seperti pasien umum, mulai antre pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan obat, sekarang pasien lansia bisa langsung datang ke Klinik Geriatri tanpa harus antre seperti pasien umum. Bahkan, obat untuk pasien geriatri bisa diantar langsung ke rumah tanpa harus menunggu di rumah sakit.

Penanggung jawab Klinik Geriatri RSUD Koesma Tuban dr. Dian Ristanti, Sp.PD mengemukakan, hadirnya Klinik Geriatri merupakan jawaban dalam mewujudkan rumah sakit yang ramah terhadap lansia. Dengan demikian, penanganan terhadap pasien lansia bisa lebih optimal. ‘’Karena sudah ada Klinik Geriatri, kini pasien lansia atau pasien di atas usia 60 tahun dengan multipatologis tidak perlu antre dan datang ke banyak klinik untuk melakukan pemeriksaan, tapi cukup langsung ke Klinik Geriatri,’’ terang dr. Dian, sapaan akrabnya.

Baca juga: Imam Mukhlis, Pelukis Cepat yang Pernah dibayar 100 Ribu

Dia menerangkan, tujuan utama dari Klinik Geriatri adalah memberikan kemudahan pelayanan kepada pasien lansia. Pasalnya, dengan kondisi tubuh yang rentan akibat kesehatan yang mulai melemah, sudah seharusnya lansia mendapat pelayanan secara khusus. ‘’Tidak seperti pasien umum yang harus menjalani serangkaian prosedur layanan,’’ ujarnya.

Lebih lanjut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini menyampaikan, selama ini pasien lansia yang mempunyai banyak penyakit sekaligus harus periksa ke banyak klinik untuk mendapat pelayanan. Proses panjang mulai antrean hingga penanganan pada masing-masing klinik membuat pasien lansia tidak segera tertangani.

Padahal, kondisi pasien lansia rentan dan lemah. Nah, dengan adanya Klinik Geriatri, sekarang pasien lansia bisa mendapat berbagai jenis pelayanan kesehatan dalam satu tempat sekaligus tanpa prosedur yang panjang dan pindah-pindah poliklinik. Hal ini juga akan meminimalisir risiko polifarmasi atau pemberian obat yang beragam pada lansia.

‘’Klinik Geriatri ini pada dasarnya melibatkan multidisiplin ilmu, mulai dari penyakit dalam, jantung, saraf, rehabilitasi medik, dan lain-lain, sehingga pasien mendapatkan pelayanan yang terpadu dan komprehensif,’’ terang dokter kelahiran Magetan itu.

Masih dikatakan dr. Dian, aspek fisik, emosional, psikososial, kognitif, hubungan interpersonal, dan aspek material sangat memengaruhi pengelolaan pasien geriatri. ‘’Pasien geriatri membutuhkan pelayanan kesehatan secara terpadu dengan pendekatan multidisiplin yang bekerja secara interdisiplin. Inilah pentingnya Klinik Geriatri,’’ tegasnya. Diharapkan, Klinik Geriatri ini bisa menjadi alternatif pilihan berobat bagi pasien lansia.

(bj/ds/tok/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news