alexametrics
Rabu, 20 Oct 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Peralihan Musim: Hati-Hati Gelombang Tinggi

23 September 2021, 14: 10: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

SELALU WASPADA: Perahu-perahu nelayan di pesisir Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban memilih bersandar menyusul gelombang ombak yang mulai meninggi kemarin (22/9)

SELALU WASPADA: Perahu-perahu nelayan di pesisir Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban memilih bersandar menyusul gelombang ombak yang mulai meninggi kemarin (22/9) (AHMAD ATHO’ILLAH/RDR.TBN)

Share this      

Radar Tuban – Peralihan musim dari kemarau ke penghujan berpotensi memicu gelombang tinggi di sejumlah wilayah pesisir pantai Indonesia. Potensi terjadinya gelombang tinggi itu dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyusul prediksi hujan lebat di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Tuban Yudi Irwanto membenarkan soal potensi terjadinya ge lombang tinggi yang disampaikan BMKG tersebut. Namun, terang dia, potensi gelombang tinggi itu tidak terjadi di pesisir utara Jawa, melainkan di pesisir selatan Jawa dan sejumlah wilayah lain, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Bali.

‘’Informasi dini (terkait gelombang tinggi, Red) ini memang dikeluarkan untuk seluruh Indonesia. Namun, untuk wilayah pesisir utara Jawa, termasuk Tuban masih aman,’’ kata Yudi, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (22/9).

Baca juga: Kasus Baru Kembali Ngegas, Waspada Covid Gelombang Tiga

Disampaikan Yudi, untuk wi layah pesisir Tuban memang terjadi peningkatan tinggi gelombang. Namun, tegas mantan Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda ini, untuk wilayah Tuban masih dalam kondisi aman, yakni dengan tinggi gelombang antara 0,5-1 meter. ‘’Tinggi gelombang 1 meter masih kategori aman,’’ ujarnya.

Meski demikian, lanjut Yudi, nelayan di pesisir Tuban tetap harus waspada. Apalagi, BMKG memprediksi akan terjadi peningkatan gelombang dalam beberapa hari ke depan. ‘’Untuk besok (hari ini, Red) diprediksi terjadi peningkatan tinggi gelombang antara 1-1,25 meter,’’ paparnya.

Masih dikatakan Yudi, meski tinggi gelombang 1,25 meter juga masih dalam kategori aman untuk diarungi, namun tetap harus waspada. ‘’Kewaspadaan dan antisipasi dini itu lebih penting,’’ tandasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam beberapa pekan ke depan akan terjadi peralihan musim dari kemarau ke penghujan. Selama peralihan musim ini berpotensi terjadi hujan lebat yang memicu gelombang tinggi, badai, dan angin kencang yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Selain itu, berdasar pemantauan paramter anomali iklim global oleh BMKG, pada musim penghujan kali ini juga berpotensi terjadinya fenomena La Nina dengan kategori lemah hingga moderat menjelang akhir tahun 2021 hingga awal 2022. La Nina merupakan fenomena yang menyebabkan udara terasa lebih dingin akibat curah hujan yang tinggi. Karena itu, BPBD Kabupaten Tuban meminta kepada seluruh masyarakat Tuban untuk selalu was pada. 

(bj/tok/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news