alexametrics
Rabu, 20 Oct 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Usai Perbaikan Trotoar, Puluhan Pohon Besar Mulai Ditanam

Pohon Tabebuya dan Pule

22 September 2021, 12: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

UKURAN BESAR: Sejumlah pekerja menurunkan 48 pohon tabebuya dan pule di Jalan Panglima Sudirman, kemarin (21/9).

UKURAN BESAR: Sejumlah pekerja menurunkan 48 pohon tabebuya dan pule di Jalan Panglima Sudirman, kemarin (21/9). (NURCHOLIS/RADAR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Puluhan pohon berukuran besar mulai ditanam di sepanjang Jalan Panglima Sudirman (Pangsud) kemarin (21/9). Butuh bantuan katrol dan pengungkit untuk mengangkat pohon rerata tinggi sekitar 5 meter itu.

Pengungkit pun diletakkan menyilang di atas Jalan Pangsud sehingga dilakukan pengaturan lalu lintas. Ada dua jenis pohon, yakni tabebuya dan pule. Pohon itu dipilih karena akar tunggang dan berbunga memepercantik trotoar.

“Pengerjaan trotoar berdasar RAB (rencana anggaran biaya), rekanan berturut-turut seperti Jalan Sudirman, Jalan Trunojoyo, (pengadaan pohon) anggarannya inklud,” kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permu- kiman, dan Cipta Karya (PKCPK) Bojonegoro Adie Witjaksono.

Baca juga: Jenjang Pendidikan Perades Pengaruhi Kemajuan Desa

Diamenjelaskan,nantinya setiap trotoar dilakukan penanaman pohon. Saat ini pohon ditanam lebih besar dari ukuran sebe- lumnya. Jenis pohon ditanam yakni tabebuya dan pule. Pohon itu dipilih karena akarnya tung- gang dan tumbuhnya cepat. Sehinggajikatumbuhbesartidak merusak bangunan sekitarnya.

Selain akar, bunga dihasilkan daripohonjugadipertimbangkan untuk mempercantik trotoar. “Akar pohon sebelumnya sera- but sehingga merusak kanan kiri. Seperti pohon mahoni,” ujar mantan kepala dinas perhubungan itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Hanafi mengatakan, penanaman pohon dilakukan rekanan menggarap trotoar. Setelah selesai diserahkan dan dirawat petugas DLH. Secara keseluruhan ada tiga jenis pohon ditanam di beberapa titik trotoar, yakni tabebuya, tanjung, dan sejenis pohon daunnya lebar dan berbunga.

Pohon tersebut dipilih karena dapat mempercantik trotoar dengan bunga bermekaran. Sedangkan jumlah pohon dan diameter pohon, pihaknya tidak mengetahui secara pasti, karena dilakukan rekanan. Namun ia mengira tidak jauh beda dengan penanaman pohon dahulu yakni hampir 1.000 pohon. “Kami belum hafal jumlahnya. Teknisnya sama, kami memberikan arahan agar pohon yang ditanam selaras,” ujarnya. (luk)

(bj/rij/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news