alexametrics
Rabu, 20 Oct 2021
radarbojonegoro
Home > Advertorial
icon featured
Advertorial

Bupati Bersama Forkopimda Tiada Hari Tanpa Turun Lapangan

20 September 2021, 12: 39: 48 WIB | editor : Nailul Imtihany

KEPEDULIAN BESAR: Bupati Yes bersama forkopimda maupun sendiri tiada hari turun ke lapangan memberi perhatian terhadap penanganan Covid-19

KEPEDULIAN BESAR: Bupati Yes bersama forkopimda maupun sendiri tiada hari turun ke lapangan memberi perhatian terhadap penanganan Covid-19 (PROKOPIM-KOMINFO LAMONGAN/RDR.LMG)

Share this      

Penularan Covid-19 di Lamongan menurun drastis. Berdasarkan assesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes RI, sejak Rabu (8/9) Kabupaten Lamongan masuk level 1 (sangat rendah), dari sebelumnya yang masih level 4. Dan Kota Soto tersebut merupakan kabupaten/kota pertama di Jawa-Bali yang berhasil berstatus level 1.

Lamongan dikategorikan sebagai kabupaten level 1 ini sesuai dengan indikator yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meliputi, capaian jumlah kasus aktif (positivity rate)  Lamongan di bawah 5 persen, tracing ratio lebih dari 15 dan melebihi target Kemenkes, dan kasus kematian serta pemakaian kapasitas ruang perawatan pasien covid yang menurun drastis.

Sukses tersebut tentu tak lepas dari kerja keras dan dukungan jajaran forkopimda, berbagai elemen masyarakat, dan seluruh masyarakat Lamongan yang dikomandoi Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. “Alhamdulillah, ini patut kita syukuri. Saya minta seluruh elemen pemerintah dan masyarakat harus terus menyikapi hasil ini dengan baik, tidak boleh euforia.

Baca juga: Kuatkan Imun Siswa untuk Kembangkan Prestasi

Kegiatan dan aktifitas sehari-hari di masyarakat dilakukan secara bertahap, bertingkat, dan berkelanjutan. Ingat prokes tetap wajib, karena covid belum habis, ”tutur Bupati Yes-sapaan akrabnya.

Terkait kunci sukses Lamongan turun dari level 4 menjadi level 1, menurut Bupati Yes, hal tersebut tidak lepas dari dukungan dan kerjasama seluruh elemen masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, apa yang kita lakukan bersama ini hasilnya bisa terlihat. Kuncinya yakni melaksanakan seluruh petunjuk dan aturan, baik dari satgas pusat maupun kemendagri, sinergitas yang baik dari tiga pilar (Pemkab-TNI-Polri) dan Dinas Kesehatan, dan tentunya adalah masyarakat yang memahami dan mendukung, ”paparnya.

Pernyataan Bupati Yes tersebut tidaklah berlebihan. Seluruh elemen masyarakat Lamongan, mulai forkopimda, ormas, hingga masyarakat umum dengan komando Bupati Yes bahu membahu memutus penyebaran Covid-19.

Bahkan Bupati Yes secara kompak bersama jajaran forkopimda tiada hari tanpa turun ke lapangan untuk memantau dan mengawasi, serta memberi semangat nakes dan masyarakat untuk selalu mematuhi prokes. Termasuk menginisiasi program home care, pelayanan kesehatan jemput bola ke rumah warga.

Selain memberi perhatian besar di bidang kesehatan, Bupati Yes juga bekerja keras mendorong kebangkitan ekonomi Lamongan. Berbagai terobosan dan inovasi dilakukan.

Antara lain dengan membuat #Gerakanbeli produk Lamongan, bekerja sama dengan toko modern untuk memasarkan produk UMKM Lamongan, memasarkan produk UMKM di instagram dan watshapp, termasuk memfokuskan gerakan ayo ditumbasi, untuk kalangan usaha mikro, seperti PKL. Serta membangkitkan wisata desa.

Tidak hanya secara offline, secara online juga sukses mempekuat Pasar Online Lamongan (POL) dan ojek online , yang menjadi lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat yang banyak mengalami PHK. ‘’Upaya membangkitkan ekonomi ini penting agar masyarakat bisa terpenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga tidak menjadi resah,’’ terang Bupati Yes.

Di tengah suasana serba kekurangan akibat pandemi, Bupati Yes yang dibantu Ketua Tim Penggerak PKK menggerakkan kepedulian masyarakat melalui gerakan ‘’Beri Secukupnya, Ambil seperlunya’’. Yakni gerakan masyarakat saling memberi kepada yang membutuhkan.

Kepedulian Bupati Yes terhadap masyarakat juga ditunjukkan dengan mendatangi para pekerja seni bersama forkopimda untuk memberi bantuan. Mereka termasuk kalangan terdampak pandemi. Bupati Yes tak lupa memberi perhatian yang besar pada mental dan religius masyarakat.

Termasuk rutin menggelar doa bersama di Pendapa Lokatantra pemkab setiap malam Jumat, khususnya selama masa PPKM. ‘’Kekuatan doa sangat penting untuk mengatasi masalah pandemi ini,’’ tutur Bupati Yes. ‘’Masyarakat Lamongan harus sehat dan semangat menghadapi pandemi ini. Sehingga bidang kesehatan dan ekonomi harus selalu terjaga.

Itu menjadi tugas saya untuk mewujudkannya. Mohon doa dan dukungan serta peran serta seluruh masyarakat Lamongan agar daerah kita tercinta bisa segera menjadi zona hijau,’’ tegas Bupati Yes.

(bj/feb/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news