alexametrics
Rabu, 20 Oct 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Tabrak Lari, Korban Tewas Anggota Polisi

Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

17 September 2021, 13: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

DIMINTAI KETERANGAN: Agis Irwanti (tengah berjaket oranye), pekerja tempat hiburan malam yang menabrak polisi hingga kritis dan meninggal.

DIMINTAI KETERANGAN: Agis Irwanti (tengah berjaket oranye), pekerja tempat hiburan malam yang menabrak polisi hingga kritis dan meninggal. (ISTIMEWA/RDR.TBN)

Share this      

Radar Tuban - Agis Irwanti, 24, pekerja tempat hiburan malam di Tuban terancam lima tahun mendekam di penjara. Perempuan asal Bogor, Jabar tersebut menabrak Aiptu Ahmad Bastari, anggota Satlantas Polres Tuban.

Bintara polisi tersebut ditabrak saat bertugas pada 17 Agustus lalu hingga kritis. Rabu (15/9) sekitar pukul 16.45, Bastari meninggal di RS Bhayangkara Surabaya.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistiyo menjelaskan, tersangka di jerat pasal berlapis karena mencoba kabur setelah menabrak korban. Yakni, pasal 312 dan pasal 310 ayat 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca juga: Vaksinasi Jadi Penentu Kasus Turun Level

‘’Korban yang anggota Satlantas Polres Tuban itu meninggal dunia karena benturan di kepala dan patah tulang leher,’’ terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Aiptu Ahmad Bastari ditabrak oleh Agis Irwanti saat bertugas mengalihkan arus lalu lintas pada renungan malam peringatan Kemerdekaan 17 Agustus.

Saat itu, Agis mengendarai mobil Suzuki Ertiga nopol S 1262 EF dari timur dengan kecepatan tinggi. Saat melintas di Jalan HOS Cokroaminoto, dia dihentikan oleh Bastari. Namun, Agis justru tan cap gas dan menabrak anggota polisi itu hingga terlempar.

Setelah menabrak, Agis kabur. Anggota Polres Tuban yang berjaga mengejar Agis dan berhasil dihentikan di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding. Saat dihentikan, tercium bau alkohol. Pelaku juga mengakui dalam kondisi mabuk.

‘’Saat mengendarai mobil kondisinya mabuk dan kurang fokus,’’ kata Eko. Bastari mulanya mendapat perawatan di RSUD dr R. Koesma Tuban. Karena kondisinya kritis, dia dirujuk ke RS Bhayangkara Surabaya.

Setelah hampir sebulan dirawat, anggota polisi yang tinggal di Perumahan Bukit Karang, Semanding tersebut tutup usia. Jenazahnya dimakamkan di TPU Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Tuban dengan upacara kepolisian.

(bj/ds/yud/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news