alexametrics
Senin, 27 Sep 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Kalah Dengan Penjual di Trotoar, PKL Minta Segera Disentralkan

14 September 2021, 15: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

KALAH DENGAN PENJUAL DI TROTOAR: Sentra PKL di Jalan Andansari masih sepi. Paguyuban Pusat PKL Andansari meminta PKL – PKL di trotoar disentralkan.

KALAH DENGAN PENJUAL DI TROTOAR: Sentra PKL di Jalan Andansari masih sepi. Paguyuban Pusat PKL Andansari meminta PKL – PKL di trotoar disentralkan. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan – Menjamurnya pedagang kaki lima di trotoar dan pinggir jalan protokol disoroti Paguyuban Pusat PKL Andansari. Sebab, mereka dulu dipindah dari Alun-Alun Lamongan. ‘’Sampai sekarang kan terkesan ada pembiaran,’’ tutur Ketua Paguyuban Pusat PKL Andansari, Mansyur, kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (13/9).

Dia menyoroti pihak terkait tidak konsisten. Menurut Mansyur, PKL di sekitaran Alun-Alun yang dikorbankan. Setelah dipindah, justru masih banyak PKL yang berjualan di trotoar. ‘’Kami tidak bisa menyalahkan pedagang. Karena kami juga merasakan itu memang tuntutan ekonomi. Andaikata ada ketegasan, pasti semuanya bisa disentralkan di sini,’’ ujarnya.

Mansyur memastikan pusat PKL Andansari masih cukup luas dan memiliki banyak kios yang masih kosong. Dia berharap seluruh PKL direlokasi ke tempat yang telah disediakan Pemkab Lamongan.

Baca juga: Kabupaten Blora Butuh Kolaborasi Mengentaskan Kemiskinan

‘’Kalau bisa tegas, maka pusat jajanan masyarakat tertuju ke sini. Pasti semua PKL merasakan keuntungan yang sama,’’ katanya.

Menurut dia, upaya untuk membangkitkan pengunjung datang sudah pernah dilakukan. Salah satunya pagelaran musik dan hiburan sebelum corona virus disease 2019 (covid-19). ‘’Tapi hal-hal semacam itu memang belum bisa mendongkrak banyak masyarakat untuk datang,’’ ucap Mansyur.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, M Zamroni membenarkan masih terdapat lapak kosong di pusat PKL yang bisa ditempati. ‘’Iya itu kan kemarin memang ada yang baru kita bangun dan ditata,’’ terang Zamroni saat dikonfirmasi via ponsel.

Disinggung terkait masih banyaknya PKL yang berjualan di trotoal jalan protokol? Zamroni mengatakan, mayoritas pedagang tidak mau dipindahkan, karena sudah memiliki pelanggan tetap. ‘’Sebetulnya kan kalau sudah punya pelanggan, lebih enak kalau dipindah menjadi satu tempat. Ke depan rencananya akan kita pusatkan menjadi satu,’’ ucapnya.

(bj/yan/ind/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news