alexametrics
Jumat, 24 Sep 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Sisa 3,5 Bulan, Kejar PAD Dari Sektor Wisata

14 September 2021, 11: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Sisa 3,5 Bulan, Kejar PAD Dari Sektor Wisata

Share this      

Radar Bojonegoro - Pendapatan sektor wisata mulai dikejar. Itu seiring dibukanya sejumlah objek wisata setelah Bojonegoro memasuki level dua pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Namun, pendapatan wisata tidak akan bisa maksimal. Terutama, Dander Park masih belum bisa beroperasi.

“Semua objek wisata sudah bisa dibuka. Kecuali wisata berbasis air,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro Budiyanto kemarin.

Wisata air belum bisa dibuka karena masih rawan penularan Covid-19. Sehingga, semua wisata berbasis air sementara ini belum diizinkan beroperasi. Disbudpar harus berkejaran dengan waktu memperoleh pendapatan.

Baca juga: Defisit P-APBD Bojonegoro Tertutup DBH Migas

Sisa 3,5 bulan ini harus benar-benar dimanfaatkan. Pendapatan dari sektor wisata masih minim. Hingga kemarin PAD dari sektor itu masih kisaran Rp 141 juta. Padahal, target tahun ini Rp 600 juta.

Target itu sudah diturunkan cukup banyak. Sebelumnya target pendapatan sektor wisata sekitar Rp 1,4 miliar. Penurunan target karena objek wisata cukup lama tidak buka seiring pandemi. Sehingga, berat bagi disbudpar untuk mengejar sisa pendapatan itu. “Perubahan target pendapatan dilakukan di P-APBD, “ jelasnya.

Pemkab memiliki tiga objek wisata. Yakni, Kahyangan Api, Waduk Pacal, dan Dander Park. Objek wisata lainnya dikelola pemerintah desa, jumlahnya sekitar 21 destinasi. Kabid Pariwisata Disbudpar Titis Anganten menambahkan, pembukaan objek wisata bisa menambah PAD. Target wisata masih cukup jauh dari target. “Saat ini sudah buka. Semoga bisa mengejar target,” jelasnya.

Titis melanjutkan, saat ini belum mengagendakan menambah fasilitas. Masih fokus penambahan fasilitas Galeri Bengawan. Targetnya galeri berlokasi di Desa Padang, Kecamatan Trucuk itu selesai Desember nanti. “Tahun depan kami target bisa dibuka,” jelasnya.

(bj/rij/zim/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news