alexametrics
Jumat, 24 Sep 2021
radarbojonegoro
Home > Advertorial
icon featured
Advertorial

PGRI Tumbuhkan Semangat Optimisme Guru Honorer Menjadi ASN PPPK

13 September 2021, 10: 01: 54 WIB | editor : Nailul Imtihany

BANGUN SEMANGAT OPTIMISME: Ketua PGRI Tuban Witono, S.Pd., M.Pd. memberikan motivasi pada para guru honorer disela kegiatan bedah soal tes kompetensi PPPK.

BANGUN SEMANGAT OPTIMISME: Ketua PGRI Tuban Witono, S.Pd., M.Pd. memberikan motivasi pada para guru honorer disela kegiatan bedah soal tes kompetensi PPPK.

Share this      

Radar Tuban – Optimis adalah bagian penting dari sebuah proses. Semangat itulah yang ditanamkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tuban pada para guru honorer yang akan mengikuti seleksi kompetensi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021.

Ketua PGRI Kabupaten Tuban Witono, S.Pd., M.Pd. mengatakan, upaya dalam menumbuhkan semangat optimisme pada guru honorer calon PPPK itu dilakukan melalui bedah materi seleksi kompetensi PPPK, pemberian motivasi, dan doa bersama. Kegiatan tersebut sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir menjelang tes seleksi kompetensi PPPK yang mulai digelar hari ini, Senin (13/9).

Disampaikan Witono, ikhtiar dalam mempersiapkan diri mengikuti seleksi PPPK itu diawali dengan bedah materi dan kisi-kisi soal tes kompetensi PPPK bersama narasumber difasilitasi PGRI. Kegiatan yang digelar secara gratis itu berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 7-8 September 2021.

Baca juga: Menko Airlangga Apresiasi Dukungan OJK & Perbankan

ANTUSIAS: Para guru honorer mengikuti kegiatan bedah soal tes kompetensi PPPK yang difasilitasi PGRI. Setelah kegiatan, mereka semakin optimis bisa lolos menjadi ASN PPK.

ANTUSIAS: Para guru honorer mengikuti kegiatan bedah soal tes kompetensi PPPK yang difasilitasi PGRI. Setelah kegiatan, mereka semakin optimis bisa lolos menjadi ASN PPK.

Total sebanyak 2908 peserta yang terbagi dalam beberapa zona. ‘’Karena tidak memungkinkan menjangkau seluruh peserta dalam satu lokasi, sehingga dibagi beberapa zona di wilayah kecamatan,’’ tuturnya.

Selama bedah materi dan kisi-kisi tersebut, setiap peserta diberikan pemahaman dan diajak memahamai karakter soal. ‘’Ini adalah ikhtiar kita bersama. Apabila bisa memahami karakter soal, Insya Allah bisa menjawab,’’ tutur Witono.

Selain membedah dan memahami karakter soal, hal terpenting lain adalah menumbuhkan motivasi pada diri setiap peserta. ‘’Menumbuhkan semangat optimisme adalah hal yang sangat penting. Harapannya, yang semula pesimis menjadi optimis, yang awalnya ragu menjadi yakin, karena ini adalah modal yang penting,’’ kata mantan Kepala SMPN 3 Tuban itu.

Selain ikhtiar, para peserta juga di ajak untuk doa bersama. Tujuannya, supaya diberikan kemudahan dan kelancaran saat mengikuti tes nanti. Kegiatan doa bersama itu berlangsung di Gedung Graha Dwidja, Jalan Tembus Gedungombo, Kecamatan Semanding pada Sabtu (9/9).

Doa bersama yang bertajuk “Mengetuk Pintu Langit Mengantar Peserta Seleksi PPPK 21 Membuka Gerbang Kesuksesan” itu juga diikuti secara virtual oleh seluruh peserta dari masing-masing kecamatan.

‘’Ikhtiar dengan melakukan bedah materi dan doa sudah kita lakukan. Selanjutnya adalah memasrahkan semua pada Tuhan Yang Maha Esa,’’ tutur Witono. Lebih lanjut Sekretaris Dinas Pendidikan Tuban ini berdoa, semoga para peserta PPPK yang akan mulai mengikuti seleksi tes kompetensi pada hari ini, Senin (13/9) diberikan kelancaran dan kemudahan.

‘’Menjadi doa kita bersama, semoga semua (para peserta, Red) lolos dan menjadi ASN PPPK. Sehingga semakin profesional dalam mendidik aset generasi penerus bangsa,’’ harapannya.

(bj/wid/tok/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news