alexametrics
Jumat, 24 Sep 2021
radarbojonegoro
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Pemain Persibo Masih Kesulitan Terapkan Taktikal Bertahan

09 September 2021, 15: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

TAKTIK: Agus Budi (kiri) berebut bola dengan Minanur saat latihan taktikal di SLS kemarin sore.

TAKTIK: Agus Budi (kiri) berebut bola dengan Minanur saat latihan taktikal di SLS kemarin sore. (IRVAN ROMADHON/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Pelatih Persibo M. Fachrudin mulai menerapkan latihan taktikal. Kemarin (8/9) 16 pemain diajak menerapkan taktikal bertahan dengan fokus defending as a unit.

Namun, pemain mengalami kendala memahami latihan taktikal tersebut. Latihan taktikal secara bertahap. Fachrudin sengaja memulai dari lini belakang, kemudian tengah, dan depan. Dilanjutkan berlatih kerja sama antarlini ketika bertahan. Sebab dalam bertahan dan pressing pemain tidak bisa sendirian, butuh kebersamaan. “Pemain dan semua lini, bertahan,” jelasnya usai latihan di Stadion Letjend Soedirman (SLS) kemarin (8/9).

Pelatih asal Surabaya itu menjelaskan, materi taktikal defending as a unit terus dilakukan hingga beberapa kali pertemuan. Setidaknya ketika tampil di lapangan pemain memahami. Sedangkan materi defending as a team belum diberikan. “Masih defendingas aunit dan kerja sama antarlini dalam bertahan,” jelasnya.

Baca juga: Ide Bisnis Rengginang Singkong Jadi Pemenang Indihome Santripreneur

Pelatih 41 tahun itu mengaku tidak ada kendala dari segi kebugaran pemain ketika berlatih taktikal. Namun, pemahaman pemain masih kurang, karena tidak semua pernah mengalami dan mendapat latihan taktikal bertahan. Nantinya akan banyak dilakukan diskusi antara pelatih dan pemain terkait taktikal, khususnya bertahan. Sehingga bisa mengaplikasikan dengan benar, meski tidak mungkin sempurna. “Tim lain juga berlatih taktikal,” ujarnya.

Terkait latihan taktikal menyerang, Fachrudin belum memulainya. Masih fokus taktikal bertahan hingga pemain mampu mengaplikasikan. Terlebih masih banyak waktu untuk persiapan. “Ketika pemain sudah memahami dan bisa mengaplikasikan, baru latihan taktikal menyerang. Sambil menjaga kebugaran pemain,” jelasnya. (irv)

(bj/rij/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news