alexametrics
Jumat, 23 Jul 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban
IIK NU TUBAN

Semangat Bersama Masyarakat Ciptakan Kampung Hijau Covid-19 di Tuban

22 Juli 2021, 09: 28: 32 WIB | editor : Nailul Imtihany

PEDULI: Perwakilan IIKNU dan PJB memberikan bantuan paket masker, handsanitizer serta sembako kepada masyarakat Desa Wadung.

PEDULI: Perwakilan IIKNU dan PJB memberikan bantuan paket masker, handsanitizer serta sembako kepada masyarakat Desa Wadung.

Share this      

Radar Tuban - Komitmen Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIKNU) Tuban dalam mengabdikan diri ke masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan patut diapresiasi.

Melalui community development program bersama dengan masyarakat dalam menciptakan kampung hijau Covid-19 di Kabupaten Tuban, perguruan tinggi yang berpusat di Jalan Diponegoro tersebut menjalin kerja sama dengan perusahaan BUMN PT. Pembangkit Jawa Bali (PJB) UBJOM PLTU Tanjung Awar-Awar dalam memerangi pandemi virus korona dan menciptakan zona hijau di masyarakat lingkungan sekitar daerah industri.

Salah satunya di Desa Wadung Kecamatan Jenu. Berbagai cara dilakukan oleh perguruan tinggi tersebut dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Wadung tentang bahaya dari virus korona dan cara menanggulanginya. Salah satunya dengan memberikan edukasi kepada masyarakat baik secara langsung maupun online.

Baca juga: Gokar Bagikan Paket Sembako dan Daging Kurban

BERBAGI EDUKASI : Berikan pemahaman dan mengajarkan cara menanggulangi bahaya virus Covid-19 kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, kader kesehatan, serta pemuda desa.

BERBAGI EDUKASI : Berikan pemahaman dan mengajarkan cara menanggulangi bahaya virus Covid-19 kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, kader kesehatan, serta pemuda desa.

Rektor IIKNU Dr. H. Miftahul Munir, SKM., M. Kes., DIE mengatakan, keadaan darurat korona dengan semakin bertambahnya kasus baru serta korban meninggal semakin banyak. Menurutnya, ini perlu mendapatkan perhatian khusus. Dijelaskan Munir, hal seperti ini terjadi dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat terkait bahaya dari virus mematikan tersebut. Juga, cara mengantisipasinya serta pentingnya disiplin protokol kesehatan. Sehingga, banyak masyarakat yang masih menganggap remeh dan abai terhadap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

‘’Kurangnya pemahaman mayarakat tentang virus korona merupakan salah satu faktor dari abainya masyarakat dari prokes yang mengakibatkan semakin banyaknya orang terpapar virus tersebut,’’ ungkapnya.

Dengan melihat kondisi seperti itu, kata Munir, IIKNU tergugah untuk memberikan pengabdian ke pada masyarakat dengan program Kampung Hijau Covid-19 di Desa Wadung. Dalam Program Kampung Hijau Covid-19, IIKNU bersama PJB juga mengajarkan kepada masyarakat terkait menjalankan protokol kesehatan yang baik dan benar.

‘’Selain pengetahuannya kami pahamkan, kami juga mengajarkan cara menanggulanginya. Salah satunya simulasi-simulasi sesuai protokol kesehatan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, kader kesehatan, serta pemuda desa,’’ kata dia.

Selain memberikan edukasi, lanjut Munir, dalam program yang berlangsung sejak Sabtu (10/7) hingga Agustus mendatang itu pihaknya bersama PJB juga membagikan masker, handsanitizer, dan paket sembako kepada masyarakat Desa Wadung.

Munir berharap dengan adanya Program Kampung Hijau Covid-19 ini nantinya akan menjadikan Desa Wadung benar-benar menjadi desa zona hijau dengan tingkat terpaparnya masyarakat terhadap virus korona yang minim. ‘’Jika program ini berhasil, nantinya kami akan memperluas dengan melakukan hal yang sama di desa-desa lainnya,’’ kata doktor jebolan Unair Surabaya itu. (rif)

(bj/wid/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news