alexametrics
Jumat, 23 Jul 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Pemkab Bojonegoro Diminta Serius Realisasikan Peternak Milenial

21 Juli 2021, 15: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

PETERNAK MUDA: As'ari memantau ternak dombanya di Desa Ngumpakdalem. Pemkab diminta serius kembangkan sektor peternakan.

PETERNAK MUDA: As'ari memantau ternak dombanya di Desa Ngumpakdalem. Pemkab diminta serius kembangkan sektor peternakan. (LUKMAN HAKIM/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Peternak milenial berharap keseriusan pemerintah daerah untuk mengajak kalangan muda beternak. Potensinya cukup terbuka seiring kawasan Bojonegoro kaya pakan ternak seiring 40 persen wilayah merupakan hutan.

Satu per satu peternak milenial di sejumlah bermunculan. As’ari, peternak milenial asal Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander menjelaskan, domba menjadi usaha menguntungkan saat Hari Raya Idul Adha. Momentum kali ini menjual hampir seratus domba. “Alhamdulillah penjualan tambah lancar sekarang ini,” ujarnya kemarin (20/7).

Menurut As’ari, peternak milenial mulai tumbuh di berbagai wilayah Bojonegoro. Kondisi tersebut perlu direspons oleh pemerintah daerah dengan memberikan program pelatihan, serta pembuatan pakan kaya protein. Sebab, saat ini masih sulit mencari pakan mempunyai sumber protein tinggi.

Baca juga: Pengoperasian E-Tilang Tuban Ditunda Lagi

Selain itu, bantuan pinjaman modal juga perlu bagi peternak milenial yang berkeinginan merintis usaha ternak domba. Ia berharap pemerintah tidak hanya mendampingi usaha ternak sudah berkembang. “Jadi mendampingi dari proses awal merintis usaha,” jelas peternak asal Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

Dea Miswa, peternak domba asal Desa/Kecamatan Tambakrejo mengungkapkan, pemerintah perlu memberikan perhatian kepada peternak milenial. Misalkan dengan memberikan bantuan pinjaman modal, menyiapkan pasar memper mudah penjualan hasil peternakan domba.

“Kalau pakan sudah biasa buat sendiri dengan belajar,” ujar peternak 21 tahun itu.

Kabid Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro Elfia Nuraini menjelaskan, pemerintah sudah menyiapkan program pelatihan peternak muda. Saat ini pihaknya menggandeng peternak sudah berkembang. “Mereka kami ajak menjadi pemateri pelatihan, agar menularkan ilmunya kepada peternak masih muda dan sedang merintis,” katanya.

Elfia mengungkapkan, saat ini fokus program pembuatan bank pakan. Bertujuan mengatasi jika terjadi kelangkaan pakan ternak domba di Bojonegoro. Karena 70 persen usaha ternak berhasil dari ketersediaan dan kandungan protein. “Selain protein juga probiotin dan pakan campuran,” ujarnya. Menurut Elfia, protein bisa didapat dari pakan hijau seperti daun lamtoro, turi, rending, dan Kedelai. Pihaknya mengusahakan pakan lokal bisa menjadi solusi perkembangan peternak domba. (luk)

(bj/rij/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news