alexametrics
Jumat, 23 Jul 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Pengoperasian E-Tilang Tuban Ditunda Lagi

Anggaran Untuk Refocusing Covid-19

21 Juli 2021, 12: 52: 57 WIB | editor : Nailul Imtihany

BELUM BERFUNGSI: Kamera e-TLE yang terpasang pada lampu lalu lintas di bundaran patung Letda Sucipto.

BELUM BERFUNGSI: Kamera e-TLE yang terpasang pada lampu lalu lintas di bundaran patung Letda Sucipto. (YUDHA SATRIA A/RDR.TBN)

Share this      

Radar Tuban – Rencana pengoperasian tilang elektronik kembali tertunda. Penyebabnya terpangkasnya anggaran untuk refocusing penanganan Covid-19. Dengan penundaan tersebut, dua kamera electronic traffic law enforcement (e-TLE) yang sudah terpasang sejak dua tahun terakhir masih nganggur dan belum difungsikan untuk mengawasi pelanggaran.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kasat lantas Polres Tuban AKP Argo Budi Sarwono memastikan tilang elektronik belum bisa difungsikan tahun ini. Sebab, operasional tilang elektronik sepenuhnya menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Karena itu, pengoperasiannya pun menunggu penganggaran dari Pemkab Tuban. ‘’Belum bisa beroperasi karena ada refocusing,’’ ujarnya.

Baca juga: Peduli, Selalu Berbagi Ditengah Pandemi

Mantan wakasatlantas Pol resta Sidoarjo ini mengatakan, operasional tilang elektronik membutuhkan anggaran cukup besar. Tiap titiknya membu tuhkan biaya sekitar Rp 600 juta. Sementara anggaran tersebut saat ini masih dimaksimalkan untuk penanganan Covid-19.

‘’Berdasarkan hasil koordinasi dengan bupati, tilang elektronik baru bisa diaplikasikan paling cepat tahun depan,’’ terangnya.

Perwira lulusan Akpol 2009 ini mengatakan, saat ini kamera e-TLE sudah terpasang pada lampu pengatur lalu lintas di bundaran patung Letda Sucipto di Jalan Sunan Kalijaga dan simpang tiga rest area (Jalan RE Martadinata). Dua kamera tersebut memiliki teknologi canggih yang dapat mengawasi detail wajah seseorang.

‘’Sementara masih terkoneksi dengan dishub (dinas perhubungan), belum di Polres Tuban,’’ tuturnya.

Seperti diketahui, operasional tilang elektronik direncanakan sejak 2019. Penganggarannya dimulai 2020 dengan pembelian sejumlah alat penunjang kamera e-TLE. Namun, pengadaan peranti tersebut belum lengkap.

Pada 2020, operasional tilang elektronik tertunda karena banyak anggaran yang terdampak refocusing. Saat itu, operasional direncanakan dimulai 2021. Namun, lagi-lagi operasionalnya tertunda karena pengalihan anggaran.

(bj/ds/yud/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news