alexametrics
Jumat, 23 Jul 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Investasi Proyek Strategis Nasional di Bojonegoro Tembus Rp 27 Triliun

Pagu Tertinggi Pembangunan Jalan Tol

19 Juli 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Investasi Proyek Strategis Nasional di Bojonegoro Tembus Rp 27 Triliun

(AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro – Perputaran uang di Bojonegoro akan terus meningkat, karena sejumlah insfratruktur bertaraf nasional segera dimulai, namun kepastiannya masih menunggu pandemi.

Lima proyek strategis nasional (PSN) bersumber APBN itu sebagain sudah on progress, total investasi akan digelontorkan di Bojonegoro sekitar Rp 27 triliun. Sesuai Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019, lima PSN meliputi pembangunan Bendungan Karangnongko senilai Rp 2,5 triliun. Jalan tol Ngawi-Bojonegoro-Tuban-Lamongan-Gresik senilai Rp 23, 79 miliar.

Pembangunan tanggul pengendali banjir Bengawan Solo di Kecamatan Kanor senilai Rp 60 miliar. Kemudian pembangunan saluran pengisian air minum (SPAM) Bengawan Solo Rp 875 miliar, dan pengembangan SMKN 5 Bojonegoro senilai 65,5 miliar.

Baca juga: Menanti Nama Baru Bandara Ngloram

‘’Yang sudah on progress adalah pembangunan Bendung Karangnongko,’’ ujar Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro Anwar Mukhtadho kemarin (18/7).

Tadho menjelaskan, tahapan pembangunan Bendungan Karangnongko sudah dimulai sejak tahun lalu. Yakni, dilakukan survei dan pemetaan lokasi. Namun, pelaksanaanya masih belum ditentukan. PSN lain yang saat ini yang sudah berjalan atau on progres adalah pembangunan SPAM Bengawan Solo.

Saat ini tim dari Balai Besar Bengawan Solo (BBWS) sudah melakukan survei. Survei dilakukan di sepanjang wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro-Tuban-Lamongan. Sebab, proyek SPAM Bengawan Solo itu nantinya melibatkan tiga kabupaten. ‘’Lokasi masih disurvei. Saat ini belum ditentukan lokasinya di mana,’’ tegasnya.

Proyek SPAM itu, kata Tadlo, nantinya bisa menyuplai kebutuhan air minum di tiga kabupaten. Sehingga, bisa mengatasi beberapa masalah kekurangan air bersih yang selama ini terjadi di musim kemarau. ‘’Yang paling besar adalah jalan tol itu. Saat ini masih belum ada proses lebih jauh,’’ jelasnya.

Tadho belum bisa memastikan PSN itu mulai proses pembangunannya. Sebab, pada masa pandemi seperti saat ini sulit diprediksi. Itu karena keuangan negara saat ini banyak teralihkan untuk penanganan pandemi. ‘’Semua tergantung pusat. Jika pandemi mereda PSN itu akan segera dimulai,’’ jelasnya.

(bj/msu/zim/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news