alexametrics
Jumat, 23 Jul 2021
radarbojonegoro
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment
Persela Lamongan

Demerson Bruno Costa, Stoper Asing Andalan Persela

15 Juli 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Demerson Bruno Costa, Stoper Asing Andalan Persela

Share this      

Radar Lamongan - Persela Lamongan bakal menjadikan Demerson Bruno Costa, stoper berpaspor Brasil, sebagai benteng andalan pertahanan untuk mengarungi Liga 1 mendatang. 

Selama libur latihan bersama tim Persela, Demerson Bruno Costa menambah intensitas latihan sendiri. Selain menjalankan program individual training dari jajaran pelatih Laskar Joko Tingkir tersebut, Demerson juga menjaga ketahanan fisik pagi dan sore setiap hari di Surabaya.

Demerson sudah bergabung dengan Persela sejak musim 2019. Namun, stoper 35 tahun tersebut saat itu kerap dibekap cedera. Persela kembali mencoba Demerson pada Piala Menpora lalu. Penampilan yang cukup apik, membuat manajemen tim biru muda ini mematenkan Demerson untuk mengarungi kompetisi Liga 1 mendatang. 

Baca juga: Pasien Covid Meningkat, Ruang Isolasi Penuh Meski Sudah Ditambah

‘’Saya sangat bersemangat tentang Liga 1 2021 dengan Persela, tim yang menunjukkan koneksi yang sangat baik di Piala Menpora,’’ tutur Demerson kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (14/7). 

Setelah mengarungi Piala Menpora, Demerson memilih tinggal di Bali. Sembari menunggu proses negosiasi dengan Persela, dia mengikuti program latihan The Gate Bali Football Resort yang digagas pelatih asal Brasil Jaino Matos.

Karena mengikuti latihan tersebut, Demerson hanya sempat berlatih bersama Persela selama seminggu. Setelah itu, latihan bersama diliburkan karena adanya PPKM darurat. Demerson menilai Persela merupakan tim yang mendukung performanya bisa berkembang. ‘’Persela memiliki lingkungan yang bagus untuk bekerja,’’ ucap stoper berpostur 185 sentimeter (cm). 

Demerson sebenarnya bukan pemain biasa. Dia pernah membela klub Seria A Brasil, Cruzeiro di musim 2008 - 2009. Selanjutnya, Demerson selalu berpindah - pindah klub. Yakni membela Goytacaz dan Cabofriense (2009), Coritibia (2009 - 2012), Botafogo (2012), Bahlia (2013 - 2014), Jiangxi Liansheng (2015), Parana dan Chapecoense (2016), serta  Serawak FA (2017).

Demerson kali pertama mengecap atmosfer sepak bola Indonesia bersama Bali United.  ‘’Salah satu yang terbaik di antara semua klub yang pernah saya bela sepanjang karir,’’ imbuh Demerson. 

Dia merasakan sebuah keluarga di Persela. Bagi Demerson, klub yang bermarkas di Stadion Surajaya Lamongan itu sebuah tim yang membuatnya pergi untuk berlatih dengan suka cita setiap hari. Selain itu, Demerson merasakan semangat sepak bola dari semua pemain, yang menjalani karir dan tanggung jawab untuk mengangkat prestasi tim. 

‘’Selalu saling menghormati dan bersatu untuk menjadikan Persela lebih kuat dan membawa kebahagiaan dan kebanggaan bagi Lamongan yang selalu menjadi tujuan utama kami,’’ tukasnya. 

Di Piala Menpora, Demerson kerap diduetkan bersama M Zenuri untuk membentengi Dwi Kuswanto yang berada di bawah mistar gawang. Menurut dia, Persela memiliki pemain bertahan yang bagus dengan skema yang  terorganisir dengan baik. ‘’Saya yakin di bawah arahan pelatih Iwan Setiawan dan semua staf, kami akan lebih berkembang untuk liga,’’ ujar Demerson.

(bj/yan/mal/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news