alexametrics
Jumat, 23 Jul 2021
radarbojonegoro
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment
PERSIBO

Resmi Mendaftar Liga 3, Komitmen Bersama Lolos Liga 2

15 Juni 2021, 11: 25: 19 WIB | editor : Nailul Imtihany

FANATIS: Deretan suporter selalu berada di barisan depan demi kemajuan Persibo. Kemarin mereka mendatangi kantor DPRD Bojonegoro dan audiensi dengan manajemen Persibo.

FANATIS: Deretan suporter selalu berada di barisan depan demi kemajuan Persibo. Kemarin mereka mendatangi kantor DPRD Bojonegoro dan audiensi dengan manajemen Persibo. (NURCHOLISH/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Persibo Bojonegoro akhirnya resmi mendaftar Liga 3 kemarin pagi (14/6). Bukan manajemen baru, tapi manajemen lama yang men daftarkan Persibo. Asprov PSSI Jawa Timur membenarkan pendaftaran tersebut. Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim Amir Burhanuddin memastikan ada berkas yang belum lengkap. ‘’Yang ada hanya form A1. (Form) A2 dan A3 belum,’’ ujarnya melalui pesan pendek tadi malam (14/6).

Pendaftaran Persibo juga disusul aksi damai suporter Persibo di depan kantor DPRD dan Pemkab Bojonegoro. Fanatisme elemen suporter menunjukkan kepedulian terhadap Persibo agar tetap berlaga. Perwakilan elemen suporter akhirnya duduk satu ruang dengan manajemen lama dikelola PT Semangat Bojonegoro Jaya itu.

Saat audiensi, para suporter ditemui Abdulloh Umar, Sally Atyasasmi, dan Sukur Priyanto. Perdebatan sempat memanas, dan akhirnya elemen suporter membuat tuntutan. Salah satunya minta menggandeng Sukur Priyanto masuk ke dalam manajemen. Koordinator Kelompok Suporter.

Baca juga: Pemerintah Tingkatkan Kapasitas RS Hingga 40 Persen di Zona Merah

Persibo Bersatu Arif Setyawan mengatakan, jika konsisten manajemen tidak diisi politikus, suporter siap mencari manajemen dari pihak swasta. Tuntutan berikutnya, manajemen Persibo wajib membuat surat pernyataan terkait komitmennya agar mampu meloloskan Persibo naik ke Liga 2 tahun ini.

“Lalu tuntutan keempat apabila tuntutan di atas ada tidak dijalankan, kami berjanji memboikot seluruh pertandingan Persibo,” tegasnya.

Pengisian manajemen Persibo melalui proses panjang. Hingga beberapa nama kandidat mulai Aris Sugianto, Yanuar Amni, dan Sukur Priyanto. Hingga akhirnya, elemen suporter mendesak Sukur bersedia menjadi CEO Persibo. Namun, di luar dugaan tiba-tiba manajemen lama tetap maju dan mendaftarkan Persibo ikut Liga 3.

Selanjutnya, Umar membantah bahwa dirinya mengundurkan dari dari kursi manajemen Persibo. Menurutnya, surat pernya taan dibuat tahun lalu perihal penyerahan pengelolaan Persibo kepada pemkab. “Saya tidak pernah membuat surat pengunduran diri dan tidak membuat surat mencabut pernyataan mundur. Bahwasanya, manajemen dengan ini menyerahkan pengelolaan persibo kepada Pemkab, sesuai aspirasi suporter,” katanya.

Pihak manajemen mengaku alasan mendaftarkan Persibo, karena daripada gaduh karena belum ada kepastian susunan manajemen Persibo yang baru. “Kami juga akan menyusun manajemen dan perencanaan menghadapi Liga 3 secara matang. Targetnya lolos Liga 2,” kata Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro itu.

Sukur Priyanto ikut angkat bicara dalam pertemuan dengan suporter. Politikus Partai Demokrat itu merasa dipermalukan karena tidak konsistennya manajemen Persibo lama. Karena Sukur merasa tidak ambisius dengan posisi CEO Persibo. Karena lebih dari tiga kali suporter memintanya untuk jadi CEO Persibo dan ia tolak.

“Kalau semisal nama saya tidak ajukan sebagai calon CEO Persibo, akhirnya tidak akan seperti ini. Kalau mau fair tidak ada orang politik, seharusnya manajemen Persibo murni dikelola oleh swasta,” bebernya. Namun, Sukur berjanji tetap berkontribusi untuk Persibo. Ia mengaku legawa dengan peristiwa yang terjadi. 

(bj/rij/gas/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news