alexametrics
Jumat, 23 Jul 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Pertokoan Eks Tanggul Jalan MH Thamrin Diminta Dibongkar

14 Juni 2021, 15: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

LAHAN HIJAU: Beberapa pekerja mulai merobohkan bangunan kemarin. Pemilik toko mendapat surat batas waktu hingga 17 Juni.

LAHAN HIJAU: Beberapa pekerja mulai merobohkan bangunan kemarin. Pemilik toko mendapat surat batas waktu hingga 17 Juni. (BHAGAS DANI PURWOKO/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Sejumlah warga telah membongkar bangunan di kawasan eks tanah tanggul Jalan MH. Thamrin. Rerata bangunan di bekas tanggul Bengawan Solo, itu merupakan pertokoan. Berada di Kelurahan Ledok Wetan, Desa Kauman, dan Kelurahan Klangon.

Pembongkaran dilakukan setelah pemilik toko berada di lahan hijau itu mendapatkan surat imbauan dari desa setempat. Namun, belum ada informasi pasti penataan tanah aset negara itu. Ada informasi untuk pelebaran jalan atau taman kota.

Supriyanto warga Kelurahan Klangon Kecamatan Bojonegoro mengaku telah merobohkan bangunan toko miliknya. Perobohan itu sudah dilakukan sejak dua bulan lalu. Ia mengikuti imbauan diberikan pemerintah merobohkan bangunan di atas tanah eks tanggul Bengawan Solo itu. “Sosialisasinya sebetulnya sudah lama, setahun lalu,” katanya kemarin (13/6).

Baca juga: Pulang dari Madura, 18 Positif, Satu Meninggal Dunia

Supriyanto menjelaskan bangunan yang dirobohkan itu jaraknya berkisar 6,5 meter dari jalan raya. Ada rencana lahan digunakan pelebaran jalan. “Pelebaran lima meter dan satu setengah meter untuk trotoar,” ujarnya.

Nur Hadi salah satu penjual kopi di eks tanggul Bengawan Solo membenarkan adanya relokasi bangunan. Menurut edaran yang diterimanya tenggat akhir pembongkaran pada tanggal 17 Juni mendatang. “Warung yang saya tempati alhamdulillah tidak kena,” tuturnya.

Menurut Hadi, sebagian warga melakukan pembongkaran, seperti warga di Kelurahan Klangon sedangkan masih banyak belum melakukan pembongkaran itu berada di sekitar Ledok Wetan. Ia menanggapi positif adanya pelebaran jalan dilakukan pemerintah. Aris Syahroni warga Desa Kauman mengaku sudah mendapatkan sosialisasi dari kelurahan rencana penggunaan lahan aset negara itu. (luk)

(bj/rij/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news