alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Lokasi Pelaksanaan Tes CPNS Belum Ditentukan

11 Juni 2021, 16: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Lokasi Pelaksanaan Tes CPNS Belum Ditentukan

Share this      

Radar Lamongan – Pelaksanaan seleksi CPNS serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sudah dipastikan mundur. Hingga kini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lamongan belum mengetahui sampai kapan pengunduran jadwal dilakukan. Bahkan, lokasi pelaksanaan tersebut juga belum dipastikan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lamongan Bambang Hadjar mengatakan, pilihannya lokasinya wilayah satu karasidenan. Lamongan berarti gabung bersama Tuban, Bojonegoro, dan Gresik. Tahun lalu, lanjut dia, instansi terkait memaparkan kesiapannya. Setelah, BKN melakukan peninjauan mengenai kelayakan. Jika situasinya pandemi, maka harus prokes dan memenuhi standar.

Menurut Bambang, seleksi PPPK nantinya dihandle Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. “Pelaksanaan seleksi semuanya langsung Kemendikbud, daerah hanya mengumumkan saja,” ujarnya.

Baca juga: Percepat Kekebalan Komunitas, Sediakan 2000 Vaksin

Dia menjelaskan, untuk seleksi CPNS, kewenangannya BKN. Namun, daerah tetap dilibatkan dalam prosesnya. Dia mencontohkan pelaksanaan seleksi sebelumnya yang diselenggarakan di Lamongan. Beban biaya untuk pelaksanaan dilakukan secara sharing. Alat penunjang pelaksanaan tes berbasis komputer itu dari BKN.

Daerah hanya membantu untuk memenuhi apabila ada kekurangan. Rencananya pengumuman hasil seleksi dilakukan bersamaan. Bambang menuturkan, tahun ini Lamongan mendapatkan kuota 114 formasi CPNS. Terdiri atas 78 tenaga kesehatan dan 36 tenaga teknis.

Sementara formasi PPPK lebih banyak, yakni 538 orang. Seperti diberitakan, rencana sebelumnya, pendaftaran seleksi dimulai 31 Mei sampai 21 Juni. Kemudian dilanjut seleksi administrasi dan pengumuman 1 - 30 Juni. Setelah itu ada masa sanggah dua minggu. “Kita hanya menyesuaikan saja dengan jadwal pusat, sebab daerah hanya melaksanakan sesuai instruksi di sana,” terang mantan kepala Satpol PP tersebut.

(bj/yan/rka/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news