alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Klaim Tak Ada Gugatan Peserta Seleksi Perangkat Desa Kanor & Sekar

11 Juni 2021, 13: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

CALON PAMONG: Peserta seleksi perades di Kecamatan Kanor kemarin berkompetisi mendapatkan nilai tertinggi. Peserta nilai tertinggi akan dilantik menjadi pamong desa setelah mendapatkan rekomendasi dari kecamatan setempat.

CALON PAMONG: Peserta seleksi perades di Kecamatan Kanor kemarin berkompetisi mendapatkan nilai tertinggi. Peserta nilai tertinggi akan dilantik menjadi pamong desa setelah mendapatkan rekomendasi dari kecamatan setempat. (NURCHOLISH/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Kecamatan Kanor dan Kecamatan Sekar telah melaksanakan ujian perangkat desa (Perades) Kemarin (10/6). Rerata nilai yang diperoleh peserta yang lolos di atas 80 dan paling rendah 49. Pihak kecamatan mengklaim berjalan lancar dan tak ada protes dari peserta.

Sekretaris Camat (Sekcam) Kanor Riono mengungkapkan, ujian perangkat desa di 16 desa sudah berjalan dengan lancar. Belum ada protes ataupun peserta yang menggugat pelaksanaan ujian. Rerata perangkat desa yang lolos di Kecamatan Kanor mendapat nilai di atas 80. “Ada 14 formasi yang nilainya di atas 80,” katanya terpisah.

Riono menjelaskan, peserta yang mendapat nilai tertinggi adalah formasi Kasun Berek Desa Cangaan dengan nilai 91, sedangkan nilai terrendah 49, diperoleh Sekdes Desa Sarangan. Paling lama pelantikan 15 hari setelah rekomendasi dibuat oleh kecamatan. “Baru setelah itu pelantikan,” ujarnya.

Baca juga: Tiga Rekomendasi Penting untuk Capai Ketahanan Air Nasional di 2021

Camat Sekar Heru Wicaksi menjelaskan, ujian perangkat desa di kecamatan yang dipimpinnya sudah melaksanakan ujian sesuai dengan yang diamanatkan dalam peraturan. Ada enam desa yang mengadakan ujian seleksi perades, yakni Desa Bobol, Desa Bareng, Desa Miyono, Desa Sekar, Desa Deling, dan Desa Klino. Tes berlangsung di SMKN dan SMPN 1 Sekar. “Pihak ketiga yang digandeng adalah STIKOM Surabaya,” ujarnya.

Heru mengungkapkan, hasil akhir peserta yang lolos dan berhak mengisi lowongan rerata mendapatkan nilai yang cukup tinggi. Tertinggi diraih oleh formasi Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Bobol dan formasi Kaur Perencanaan Desa Deling dengan nilai 90. “Sedangkan yang paling rendah mendapat nilai enam puluh,” tuturnya.

Heru berharap dengan terpilihnya perangkat desa kinerja pemerintah desa semakin meningkat, yang lolos banyak yang sudah menguasai teknologi. Harapannya, inovasi akan muncul dan pelayanan semakin cepat. Untuk pelantikannya menunggu tim desa maksimal tiga hari rekomendasi akan diproses. “Juga mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang ujungnya adalah kesejahteraan warga,” ungkapnya. (luk) 

(bj/msu/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news