alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Mabuk Tuak, Kepruk Teman Minum Hingga Tewas

10 Juni 2021, 16: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

GALI KETERANGAN PELAKU: Syt, inisial pelaku pembunuhan diperiksa penyidik Satreskrim Polres Tuban kemarin (9/6).

GALI KETERANGAN PELAKU: Syt, inisial pelaku pembunuhan diperiksa penyidik Satreskrim Polres Tuban kemarin (9/6).

Share this      

Radar Tuban - Mabuk tuak kembali menjadi pemicu perbuatan biadab. Setelah seorang bapak yang dalam kondisi setengah sadar memerkosa anak kandungnya di Montong, Selasa (8/6) malam, peminum minuman dari sadapan pohon siwalan mem bunuh teman minumnya.

Pembantaian tersebut terjadi di area makam Tundung Musuh, Desa Tasikmadu, Kecamatan palang. Korbannya berinisial Ism, 44. Warga Kelurahan Karang sari RT 03/01, Kecamatan Tuban tersebut dikepruk dengan batu besar dan tepat mengenai kepala bagian belakang. Pelakunya berinisial Syt, 30, ditangkap sesaat setelah kejadian. Sekarang ini, warga Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Lamongan tersebut ditahan di Mapolres Tuban.

Berdasarkan rilis Polres Tuban, Selasa sore itu, pelaku bersama tiga temannya dan korban minum tuak di sebuah warung milik Linda di kawasan makam Tundung Musuh. Ketika minum, Ism terlibat cekcok mulut dengan Hbt, salah satu teman pelaku. Syt berusaha mengingatkan, namun korban mengabaikan. Setelah minum tuak, sekitar pukul 20.30, korban keluar warung dan bermaksud pulang.

Baca juga: Laba PT ADS Anjlok, Belum Beber Pendapatan Bunga Bank dari Dana PI

Pelaku yang dalam kondisi mabuk menghampiri. Dia kemudian mengambil sebuah batu dan melemparkan ke korban. Lemparan tersebut tak mengenai sasaran. Korban yang sempoyongan berusaha menjauh dari pelaku. Karena dalam kondisi mabuk, dia terjatuh. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan Syt. Dia kembali mengambil sebuah batu besar dan menimpukkan pada korban.

Timpukan kedua tersebut persis mengenai kepala belakang korban. Karena luka yang diderita cukup parah, Ism tewas di lokasi kejadian. Anggota Satreskrim Polres Reskrim Polres Tuban yang menerima laporan, langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Dari tempat kejadian, petugas mengamankan barang bukti sebuah batu yang digunakan menghabisi nyawa korban.

Dari petunjuk sejumlah saksi, polisi kemudian mengamankan pelaku di rumahnya. Kasat Reskrim AKP Adhi Makayasa mengatakan, ketika menganiaya korban, pelaku mengaku dalam pengaruh minuman keras tuak. Motif penganiayaan tersebut karena dia tersinggung dengan korban yang sempat membuat ribut dengan pemilik warung dan temannya. Pelaku yang kini ditahan dijerat pasal 338 sub pasal 351 ayat 3 KUHP. Ancaman hukumannya paling lama tujuh tahun. 

(bj/ds/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news