alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Scrapbook, Bukan Sekadar Seni Menghias Album Foto

10 Juni 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

DIKA SURYA RACHMAWATI/RDR.TBN

DIKA SURYA RACHMAWATI/RDR.TBN

Share this      

Radar Tuban - Seni scrapbook atau menghias album foto menjadi lifestyle di Amerika sejak 20 tahun silam. Di Indonesia, seni yang menuntut kreativitas yang tinggi ini belum terlalu diminati. Bagaimana dengan Tuban? Mungkin, baru Fuji Indirani yang menggeluti scrapbook. Ya, pengerajin handmade album foto di Bumi Wali masih asing.

‘’Awalnya, ketika melihat pohon dan rantingnya yang terlihat cantik akhirnya terpikirkan untuk membuat album foto bernuansa ranting,’’ tutur perempuan yang berdomisili di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban itu.

Fuji sapaan akrabnya, awalnya membuat scrapbook pada 2016 untuk menempelkan foto-foto keluarganya dan tidak untuk di komersilkan. Namun, setelah teman-temannya melihat, dia dirayu untuk menjual. ‘’Akhirnya ketagihan untuk membuatkan orang lain,’’ ujarnya.

Baca juga: Bagikan Total Hadiah Rp 640 Juta Untuk Nasabah Simpedes

Sejak awal membuat, Fuji selalu menggunakan tema vintage atau mode tahun 1920 hingga 1960-an. ‘’Orang yang melihat tidak se kadar album fotonya, tapi ada sentuhan karya di dalamnya,’’ ucap ibu dua anak itu.

Tak hanya scrapbook, wanita asal Sumedang, Jabar ini juga berkarya menghias toples, kotak makanan, dan keranjang rotan. Barang-barang tersebut didekor menggunakan tema retro yang tak lekang oleh waktu.

Meski untuk membawa pulang karya indah tersebut harus merogoh kocek sebesar Rp 100-350 ribu, namun tak ada pembeli yang keberatan. Mereka menghargai pembuatnya yang memerlukan waktu cukup lama dan bahannya yang tidak mudah didapatkan di Tuban. ‘’Peminatnya tidak kenal umur. Dari remaja hingga dewasa,’’ ujar pendidik bahasa Inggris itu. (dik)

(bj/ds/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news