alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Lmaongan Siap Bangun Lapangan Sepakbola Berstandar Internasional

07 Juni 2021, 17: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

PEDULI OLAHRAGA : Bupati Yes saat memberi semangat para pemain Persela saat memulai latihan.

PEDULI OLAHRAGA : Bupati Yes saat memberi semangat para pemain Persela saat memulai latihan. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan – Pemkab Lamongan berjanji bakal segera merealisasikan lapangan latihan bagi skuad Persela dan Persela Football Academy (PFA). Ini bisa menjadi kabar gembira untuk meningkatkan fasilitas tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut, yang selama ini masih menggunakan Stadion Surajaya sebagai tempat latihan. 

‘’Kita akan menyiapkan lapangan latihan standar internasional, yang akan kita khususkan untuk latihan Persela dan PFA,’’ Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (6/6).

Bupati Yes, sapaan akrabnya mengaku sudah menyiapkan lahan khusus di lapangan Gajahmada Jalan Sumargo. Dia mengklaim sudah memiliki desain untuk proyek lapangan latihan berstandar internasional tersebut. ‘’Mudah-mudahan tahun ini. Kita pematangan tanah dulu, tapi yang jelas segera kita persiapkan,’’ katanya. 

Baca juga: 549 Pendaftar Berebut 37 Formasi Perangkat Desa Sumberrejo

Lapangan latihan bagi Persela dan PFA tersebut sesuai instruksi presiden (Inpres) nomor 3 Tahun 2019, pembinaan sepakbola usia dini dan penyediaan fasilitas sepakbola. Dalam Inpres tersebut, presiden menginstruksikan 18 pihak. Yakni sebelas menteri, dua pimpinan lembaga, serta gubernur, bupati, dan walikota. 

‘’Itu memang sebagai tindak lanjut dari Inpres nomor 3 Tahun 2019,’’ ucap Bupati Yes. Bupati Yes mengaku bertemu dan diskusi panjang dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Jumat malam (4/6) di Surabaya. Dia mengatakan, sepakbola menjadi salah satu cabor yang memiliki Inpres.

‘’Bahwa sepakbola ini harus ada perhatian dari pemda. Bupati dan walaikota diminta untuk lebih peduli,’’ terang Bupati Yes.  Sehingga, lanjut dia, bentuk kepedulian Pemkab Lamongan berupa realisasi lapangan latihan.

Seperti diketahui, PFA merupakan pergantian nama dari Lamongan Soccer Academy (LSA). Yakni sebuah akademi untuk pesepakbula usia dini. Apakah pergantian nama tersebut instruksi dari pusat? ‘’Sebenarnya tidak, kita mencerminkan lebih profesional. Saat ini kita kelola secara profesional. Jadi tidak sekedar ada dan asal-asalan,’’ tukasnya.

Sedangkan, di tim junior Persela, juga ada elite pro academy (EPA), yang berkompetisi di Liga 1 junior. Sejumlah pemain EPA beberapa masih mengambil dari tim luar daerah. ‘’Nanti kalau misalnya ada EPA, yang bermain anak-anak ini. Jadi tidak perlu mencari dari luar. Kita harapkan ini memberikan kontribusi besar bibit pemain, khususnya untuk Persela,’’ imbuhnya.

(bj/feb/ind/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news