alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Pemkab Lamongan Siapkan Rp 89 M untuk Peningkatan Infrastruktur Desa

07 Juni 2021, 15: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

DIKEBUT : Peningkatan pembangunan infrastruktur desa di Lamongan dikebut. Pemkab setempat menyiapkan anggaran Rp 89 Miliar melalui BKKPD.

DIKEBUT : Peningkatan pembangunan infrastruktur desa di Lamongan dikebut. Pemkab setempat menyiapkan anggaran Rp 89 Miliar melalui BKKPD. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan – Kegiatan peningkatan infrastruktur desa terus dikebut. Karena sasarannya komplek dan strategis. Yakni, terkait program jalan mulus Lamongan (Jamula) dan pemulihan ekonomi warga desa. Dana kegiatan tersebut dialokasikan sekitar Rp 89 Miliar dari alokasi penerima bantuan khusus kepada pemerintah desa (BKKPD) Pemkab Lamongan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lamongan, Khusnul Yaqin menjelaskan, bantuan BKKPD ini juga untuk penanganan Covid-19. Tapi program peningkatan struktur tersebut tetap prioritas, sehingga nilainya tidak berkurang banyak. ‘’Kegiatan peningkatan infrastruktur dari BKKPD ini targetnya 1.058 titik di seluruh Kabupaten Lamongan,’’ ungkapnya kemarin (6/6).

Menurut dia, BKKPD ini murni untuk infrastruktur desa. Termasuk infrastruktur bidang pemerintah desa, yang meliputi kantor balai desa dan pagar. Infrastruktur bidang ekonomi, meliputi pasar desa, dan infrastruktur umum meliputi pembangunan jalan dan tembok penahan tanah. “Selain dana desa, pemkab juga menganggarkan melalui BKKPD untuk percepatan peningkatan infrastruktur desa,” terangnya.

Baca juga: Tiadakan Appraisal Tunjangan Anggota DPRD

Khusnul mengatakan, pemkab sengaja memberikan suntikan bantuan khusus ke desa untuk percepatan pembangunan. Karena dana desa sementara dimaksimalkan untuk penanganan covid-19 di desa tersebut. Salah satunya untuk pembangunan bilik sterilisasi, fasilitas isolasi darurat dan protokol kesehatan lainnya. ‘’Sehingga untuk pemulihan ekonomi dan peningkatan infrastruktur pemerintah memberikan tambahan dana melalui BKKPD tersebut,’’ ujarnya.

BKKPD tersebut sudah mulai berjalan, Khusnul menyebut ada beberapa desa di Kecamatan Ngimbang, Sugio, Sukodadi, Kalitengah, Maduran, Turi, Karangbinangun, dan Laren. Bantuan tersebut langsung masuk ke rekening kas desa, peruntukannya sesuai dengan permohonan. “Belum semua bisa terkaver, tapi kita berusaha nantinya akan menyasar semua desa di Lamongan,” tandasnya.

Dia menambahkan, bantuan dana desa juga sudah masuk penyaluran tahap kedua. Namun realisasi tahap kedua masih rendah karena belum semua desa menyerahkan laporan realisasi kegiatan tahap pertama, sehingga tidak bisa dicairkan dulu.

(bj/feb/rka/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news