alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Kuota Jalur Prestasi PPDB SMPN Belum Pasti

05 Juni 2021, 15: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

BEREBUT SISWA BARU: Para siswa SMP melintas di Jalan AKBP M. Soeroko. Mulai Senin penerimaan PPDB jenjang SMPN.

BEREBUT SISWA BARU: Para siswa SMP melintas di Jalan AKBP M. Soeroko. Mulai Senin penerimaan PPDB jenjang SMPN. (KHORIJ Z. ASRORI/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur SMPN dibuka mulai Senin (7/6). Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro mengingatkan agar para orang tua jangan memaksakan anaknya bersekolah di SMPN yang dianggap favorit.

Disdik memastikan sebanyak 49 SMPN di Bojonegoro memiliki mutu kualitas sama. Tahun ini tidak ada kuota pasti PPDB untuk jalur prestasi. Tapi, kuota jalur prestasi ini akan diberlakukan bila tiga jalur PPDB ternyata pagunya tidak terpenuhi. PPDB jalur zonasi dengan kuota 80 persen. Jalur afirmasi 15 persen dan perpindahan orang tua 5 persen di SMPN dianggap favorit,” kata Sekretaris Disdik Lasiran kemarin.

Dia mengatakan PPDB SMPN ini akan berakhir 21 Juli men datang. Terbagi empat jalur pendaftaran. Meliputi jalur afirmasi, perpindahan orang tua, zonasi, dan terakhir prestasi hasil perlombaan. “Persentase pagu jalur zonasi paling banyak,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin.

Baca juga: DPRD Bojonegoro Soroti Pendapatan Deposito

Dihapusnya sekolah favorit, menurut Lasiran, karena saat ini fokus pemerataan pendidikan. Sehingga semua anak memiliki kesempatan menempuh pendi dikan lebih tinggi. Karena itu, jalur prestasi hasil lomba hanya menyesuaikan sisa pagu belum terisi. Lasiran menerangkan jalur prestasi hasil perlombaan diperuntukkan pendaftar memiliki piagram prestasi. Namun jumlah pagunya menyesuikan dari pagu yang tidak terisi dari tiga jalur sebelumnya. “Pagu jalur afirmasi 15 persen, perpindahan orang tua 5 persen, sedangkan zonasi 80 persen,” ujar dia.

Lasiran menekankan pendaftar harus memilih jalur sesuai dengan kondisi masing-masing. Orang tua juga membantu memahami petunjuk teknis (juknis) dan menentukan jalur yang sesuai untuk anaknya. “Orang tua harus ikut andil dalam menentukan,” ujar mantan kepala SMPN 6 Bojonegoro itu.

Jalur afirmasi diperuntukkan pendaftar dari keluarga kurang mampu dan disabilitas. Pendaftar jalur ini harus memiliki kartu keluarga sejahtera (KKS) dan keluarga bantuan pangan nontunai (KBPNT). Untuk pendaftar dari keluarga pegawai instansi, BUMN, BUMD yang pindah tugas bisa mengkuti PPDB melalui jalur perpindahan orang tua.

Tentunya dibuktikan dengan surat perpindahan orang tua. Sedangkan pendaftar tidak memiliki berkas untuk pendaftaran jalur afirmasi dan perpindahan orang tua bisa mendaftar di jalur zonasi. Dengan bersekolah di SMPN dekat dengan tempat tinggal.

Kepala Disdik Dandi Suprayitno mengatakan, orang tua harus memahami perbup dan juknis PPDB SMPN tahun ini. Sehingga mampu menentukan jalur sesuai dengan anaknya. “Jangan lupa pastikan orang tua pandai memilih jalur,” terangnya. Dandi optimistis semua lulusan SD 2021 mampu terampung pada PPDB tahun ini. Baik di SMP negeri maupun swasta. (irv) 

(bj/rij/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news