alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Jajaran Pelatih Persela Diisi Lima Orang

04 Juni 2021, 15: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

TANGANI FISIK: Andar Suhendar saat menjadi pelatih fisik Cilegon FC yang kini berubah nama menjadi Rans Cilegon. Musim ini dia bergabung bersama Persela.

TANGANI FISIK: Andar Suhendar saat menjadi pelatih fisik Cilegon FC yang kini berubah nama menjadi Rans Cilegon. Musim ini dia bergabung bersama Persela. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan – Pelatih Persela Lamongan Iwan Setiawan tidak ingin datang seorang diri ke Kota Soto ini. Dia minta didampingi Andar Suhendar. Andar diproyeksikan Iwan sebagai pelatih fisik di tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini. Kali terakhir, pelatih kelahiran Pandeglang itu menjadi asisten Bambang Nurdiansyah di klub Cilegon FC yang kini berubah nama menjadi Rans Cilegon.

‘’Berdasarkan rekomendasi dari coach Iwan, Persela akan menambah pelatih fisik,’’ tutur Manajer Persela Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (3/6).

Vinta menuturkan, orang tuanya mengizinkan berkuliah lagi. Asalkan, dia memperoleh beasiswa. Vinta saat ini berburu informasi tentang beasiswa. ‘’Tapi kalau belum dapat beasiswa, ya sementara saya kerja dulu saja nggak apa-apa. Nanti kalau sudah ada rezeki, bisa kerja sambil kuliah seperti teman teman guru yang lain,’’ tuturnya.

Baca juga: Home Care Service, Pelayanan Cepat untuk Masyarakat Lamongan

Sejak duduk di bangku MI, Vinta sudah memiliki cita-cita menjadi guru. Dia terkesan dengan momen kedekatan antara guru dan siswa layaknya orang tua dan anaknya sendiri. Selama berada di sekolah, Vinta merasa guru harus berperan ganda sebagai pendidik sekaligus orang tua anak. Saat menjalani program pengalaman lapangan (PPL) di semester lima dan enam, dia harus banyak bersabar ketika mengajar.

‘’Anak-anak usia SD/MI sangat aktif. Ketika guru sedang mengajar, ternyata ada beberapa yang nggak bisa diam mendengarkan materi. Jadi kita harus mikir juga bagaimana caranya biar mereka tetap fokus ke pelajaran. Misalnya pakai media pembelajaran yang interaktif dan menarik,’’ jelas mahasiswa semester delapan jurusan pendidikan guru MI ini.

(bj/yan/din/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news