alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Covid Klaster Keluarga Kembali Muncul

04 Juni 2021, 14: 55: 30 WIB | editor : Nailul Imtihany

Covid Klaster Keluarga Kembali Muncul

(AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

Share this      

Radar Tuban – Pertambahan kasus baru Covid-19 masih belum berhenti. Seba liknya, semakin ngegas saja. Kemarin (3/5), jumlah kasus baru kembali terkoreksi sebanyak 15 kasus. Pun dengan kasus meninggal kembali muncul 1 kasus. Sementara untuk angka kesembuhan masih tersendat. Sehari kemarin hanya 2 pasien saja yang dinyatakan sembuh.

Seiring dengan pertambahan kasus baru tersebut, jumlah pasien yang menjalani perawatan dan dalam pantauan melejit menjadi 70 orang. Dan, lagi-lagi jumlah pasien dengan gejala yang dirawat di rumah sakit rujukan kembali mendominasi. Totalnya 48 pasien. Terbanyak di RSUD dr R. Koesma Tuban. Pasien yang dirawat di rumah sakit pelat merah ini mencapai 21 orang.

Disusul RS Media Mulia Tuban 12 orang, RSNU Tuban 6 orang, dan RS Ali Manshur Jatirogo 5 orang. Berikutnya di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, RS Aisyiyah, RS Bayangkara, dan Klinik Bagas Cepu, Blora masing-masing 1 pasien.

Baca juga: Pemerintah Yakini Sinyal Pemulihan Ekonomi Makin Menguat

‘’Kalau full, alhamdulillah tidak. Tapi, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) terus naik,’’ terang Bambang mengkhawatirkan. Dia menyampaikan, dari hasil tracing, pertambahan kasus baru didominasi klaster keluarga. Itu terlihat dari rata-rata pasien yang dinyatakan positif covid.

‘’Setelah melihat datanya, rata-rata satu keluarga. Satu anggota keluarga yang terpapar menularkan ke anggota keluarga lain nya,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Apakah tren penularan yang menanjak ini dipicu aktivitas mudik yang dilakukan secara diam-diam atau dipicu ledakan kasus dari tempat wisata selama libur panjang Lebaran? Bambang belum bisa memastikan.

‘’Soal yang menjadi pemicu (pertambahan kasus, Red), kami belum bisa memastikan. Yang jelas, sumber klasternya dari keluarga,’’ tegas mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu.

Soal kebijakan taktis, Bambang mengatakan, pemerintah daerah tetap menggunakan acuan aturan dari pemerintah provinsi dan pusat. ‘’Seperti pemberlakuan PPKM, masih kami lakukan,’’ tandasnya. Secara kumulatif, total pasien Covid-19 di Tuban mencapai 3.758 kasus. Angka kesembuhan 3.273 kasus dan meninggal dunia 415 kasus.

(bj/ds/tok/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news