alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Awas Ada Degradasi! Persela Harus Maksimal Hadapi Kompetisi Liga 1

28 Mei 2021, 13: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Awas Ada Degradasi! Persela Harus Maksimal Hadapi Kompetisi Liga 1

(ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan – Sekitar 13 tim Liga 1 telah mengajukan permintaan agar kompetisi tahun ini tanpa degradasi, karena sedang masa pandemi. Namun Ketua Umum PSSI menyampaikan, kompetisi Liga 1 bakal tetap berjalan dengan sistem degradasi dan promosi.

‘’Kami sudah mendengar tentang pernyataan dari Ketum PSSI terkait hal itu,’’ tutur Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (27/5). Pernyataan adanya degradasi itu setelah Ketum PSSI berdiskusi ketat dengan Exco, dalam emergency exco meeting (26/5).

Selain itu PSSI juga sudah berdiskusi dengan FIFA dan AFC terkait hal itu. ‘’Tentu keputusan yang diambil sudah dipertimbangkan federasi,’’ ujar Anggota Exco Asprov Jatim tersebut. Atas pernyataan itu, manajemen Persela tidak boleh berleha-leha jika ingin skuadnya bertahan di kasta tertinggi sepakbola Indonesia tersebut.

Baca juga: Kiprah DPRD Kabupaten Lamongan, Menuju Kejayaan Yang Berkeadilan

Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut harus belajar dari musim lalu. Yakni, menelan tiga kali kekalahan beruntun di awal kompetisi. Untungnya kompetisi dihentikan karena alasan pandemi. Kalau tidak, posisi Persela terancam karena berada di posisi juru kunci. ‘’Sejak awal kami sudah berkomitmen, ada atau tidak ada degradasi, Persela tidak santai-santai,’’ ujar Kabag Administrasi Pembangunan Pemkab Lamongan tersebut.

Meski begitu, sejumlah fanspage Persela di sosial media masih meragukan keseriusan Manajemen Persela menghadapi kompetisi Liga 1. Buktinya, hingga kemarin (27/5) Persela belum memiliki pelatih kepala. Selain itu, sejumlah pemain hengkang ke klub lain, serta sebagai tim yang belum menggelar latihan.

Yunan mengatakan, keseriusan Persela sudah ditunjukkan sejak mengikuti Piala Menpora lalu. Menurut dia, di ajang turnamen pra musim itu manajemen mengupayakan skuad terbaik. Hasilnya, Persela bisa bersaing dengan tim-tim bertabur bintang di fase grup, hingga menjadi tim yang tak pernah kalah.

‘’Semua tim pasti serius menghadapi kompetisi, termasuk Persela juga,’’ ucap Yunan.

Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, Persela termasuk tim yang ikut mengusulkan adanya kompetisi tanpa degradasi. Yunan mengatakan, pihaknya akan menghormati apapun yang menjadi keputusan PSSI. ‘’Kami akan mengikuti dan menjalankan apapun regulasi yang ditetapkan oleh PSSI,’’ terang Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan tersebut. 

(bj/feb/ind/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news