alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Boks
icon featured
Boks

M Najibullah Muzaka, Pelukis Asal Kecamatan Deket Lamongan

17 Mei 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

INGIN PAMERAN TUNGGAL: M Najibullah Muzaka dan sejumlah karya lukisnya.

INGIN PAMERAN TUNGGAL: M Najibullah Muzaka dan sejumlah karya lukisnya.

Share this      

M Najibullah Muzaka, 28, memutuskan menjadi pelukis profesional sejak tahun lalu. Dia berharap bisa menggelar pameran tunggal setelah mengikuti enam pameran skala regional dan nasional.

AUDINA HUTAMA PUTRI, Lamongan

Sudah lama M Najibullah Muzaka menaruh minat terhadap dunia seni lukis. Namun, kesibukannya menjadi salah satu supervisor di salah satu perusahaan membuat Najib, sapaan akrabnya, harus meninggalkan hobinya itu selama tiga tahun, 2016 hingga 2019.

Baca juga: Serabi Bojonegoro Tak Tergantikan, Selalu Dirindukan Para Perantau

‘’Awal Januari 2020 saya memutuskan resign dari pekerjaan itu dan berkomitmen menjadi pelukis profesional. Kembali ke passion dan cita cita saya dulu juga ingin jadi pelukis. Alhamdulillah sejauh ini lancar,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (10/5).

Pria berusia 28 tahun ini tidak kesulitan merintis karirnya sebagai pelukis profesional karena terbiasa menerima pesanan lukisan foto wajah. Najib merasa profesi pelukis terbilang prospektif. Dia mengingat orang pertama yang memesan lukisannya setelah memutuskan resign adalah Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

‘’Sampai sekarang beliau masih pesan lukisan saya terus. Pesanan lukisan yang lain juga lancar. Bu Wabup Kartika juga pernah beli lukisan Gus Dur karya saya,’’ tuturnya.

September lalu, Najib berkesempatan memajang hasil lukisannya dalam pameran nasional yang diselenggarakan Ikatan Pelukis Indonesia (IPI). Hingga saat ini, dia sudah enam kali berpartisipasi dalam pameran skala daerah maupun nasional.

‘’Mungkin kurator juga melihat saya sering ikut kompetisi dan sudah punya potensi. Pameran pameran lukisan seperti itu biasanya ada tema tertentu. Tapi kebanyakan bebas temanya. Jauh-jauh hari sebelum pameran, sudah dikabari tema lukisannya apa. Jadi bisa bikin karya yang sesuai,’’ paparnya.

Najib saat ini mengusung aliran realisme dalam lukisannya. Sehingga karya lukisnya banyak yang menyerupai objek aslinya. Dia mengagumi pelukis-pelukis realis seperti Basuki Abdullah, Affandi, dan Sholichin Totok. Najib bahkan pernah berguru langsung dengan Totok di Semarang dan pelukis realis Rujiman di Jogjakarta.

‘’Saya memang belajar lukisnya secara otodidak dan belajar langsung dengan pelukis aslinya. Karena latar belakang pendidikan saya adalah studi agama agama. Saya kuliah di UIN Sunan Ampel,’’ tuturnya. Alasan lain Najib mengusung aliran realisme karena lebih menjual. Dia lebih sering melukis objek harimau dan pemandangan.

‘’Saya pribadi suka sekali dengan karakter harimau, identik dengan citra pemimpin. Peminatnya juga banyak terutama kalangan menengah ke atas. Kalau pemandangan lebih banyak tentang peristiwa panen raya. Itu lebih komersil,’’ ungkapnya. Meskipun berulang kali mengikuti pameran, lukisan karya Najib tidak ada yang laku. Di pameran, justru para kolektor kerap tawar menawar serta memesan lukisan foto.

Sejak pandemi Covid-19 merebak, dunia seni termasuk yang paling terdampak. Najib juga pernah merasakan orderan lukisannya sepi. ‘’Alhamdulillah seiring waktu mulai ramai lagi. Tapi kendalanya ada pelanggan yang pinginnya lukisan dikerjakan cepat. Otomatis nggak bisa. Melukis realis butuh proses supaya hasilnya benar-benar seperti foto atau objek aslinya,’’ jelasnya.

Kini, Najib menyiapkan diri untuk mengikuti pameran lukisan di Surabaya, 24 Mei nanti. Kemudian dia dan delapan seniman lainnya akan menggelar pameran di Jogjakarta pada Agustus. Najib berharap suatu saat bisa menggelar pameran tunggal di kota pelajar dan budaya itu.

‘’Standar pameran seni di Jogja itu luar biasa. Ada kurator dan kolektornya juga banyak. Mudah mudahan suatu saat bisa pameran tunggal di sana,’’ harap pelukis asal Desa Sidorejo, Kecamatan Deket ini. 

(bj/yan/din/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news