alexametrics
Selasa, 15 Jun 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Besok, Semua Akses Mudik Ditutup

05 Mei 2021, 15: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

MASIH SELEKTIF: Para pengguna jalan saat terjaring penyekatan di posko perbatasan di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar pada Selasa (4/5).

MASIH SELEKTIF: Para pengguna jalan saat terjaring penyekatan di posko perbatasan di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar pada Selasa (4/5).

Share this      

Radar Tuban – Sejak 22 April hingga Rabu (5/5) hari ini, pemerintah masih memberi toleransi kepada sejumlah kendaraan yang melintas. Itu jika mereka menunjukkan surat sehat dan lolos pemeriksaan kesehatan. Namun, mulai Kamis (6/6) besok, jangan berharap lolos. Semua kendaraan akan diminta putar balik, meski mereka dinyatakan sehat.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kabagops Polres Tuban Kompol Budi Santoso menegaskan, sesuai aturan, peniadaan mudik diterapkan 6 Mei - 17 Mei. Selama itu pula, semua kendaraan akan diminta putar balik, tanpa terkecuali. Itu berlaku untuk transportasi umum, biro travel perjalanan, atau kendaraan pribadi.

‘’Meski kondisi sehat dan membawa surat keterangan negatif Covid-19 tetap akan diminta putar balik selama 6-17 Mei,’’ tegas dia. Mantan kasatreskrim Polres Mojokerto ini menyampaikan, sejak sepekan terakhir sudah ratusan orang yang terjaring razia di perbatasan.

Baca juga: Satgas Covid Lamongan Bakal Ketati Pusat Perbelanjaan

Mereka bisa melanjutkan perjalanan jika dinyatakan lolos skrining kesehatan. Pemeriksaan tersebut meliputi suhu tubuh, tensi darah, hingga rapid test antibodi. Hasilnya, belum satu pun pengguna jalan yang reaktif, sehingga mereka bisa melanjutkan perjalanan setelah didata.

Mulai 6 Mei, petugas berjaga ekstra selama 24 jam. Tim Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Timur benar-benar serius menghalau pemudik. Keseriusan tersebut, kata Budi, ditunjukkan dengan menurunkan pasukan bantuan kendali operasi (BKO) dari Brimob Polda Jatim.

Pasukan ini diturunkan untuk mengawasi penyekatan perbatasan antar provinsi. Di Tuban, pasukan Brimob yang diturunkan berjum lah 60 personel. ‘’Setiap sif jaga, satu titik penyekatan minimal 30 personel polisi yang didam pingi petugas gabungan,’’ ujarnya.

Budi menegaskan, hanya kendaraan tertentu yang diperbolehkan melintas sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik. Antara lain, kendaraan petinggi negara, kendaraan dinas TNI, Polri, angkutan barang dan makanan. Kendaraan lain yang boleh melintas adalah keperluan mendesak seperti pemadam kebakaran dan ambulans.

Selama penyekatan, kata Budi, rapid test akan dilakukan secara acak untuk beberapa pemudik. Para pemudik yang rapid test-nya reaktif akan dibawa ke RSUD dr R. Koesma Tuban untuk mengikuti tes tes PCR. Jika hasil swab-nya positif, pemudik harus diisolasi di Stadion Bumi Wali Tuban. Jika hasil PCR negatif, pemudik harus putar balik.

(bj/ds/yud/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news