alexametrics
Minggu, 16 May 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Pakai Knalpot Brong, 17 Pemotor Tuntun Motor Sejauh 3,9 Kilometer

03 Mei 2021, 13: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

OLAHRAGA MALAM: Sebanyak 17 anak muda diminta menuntun motornya dari Jalan Veteran ke satlantas. Sanksi atas pengendara motor knalpot brong.

OLAHRAGA MALAM: Sebanyak 17 anak muda diminta menuntun motornya dari Jalan Veteran ke satlantas. Sanksi atas pengendara motor knalpot brong. (NURCHOLISH/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Gerombolan anak-anak muda mengendarai motor brong di Jalan Veteran, Bojonegoro mendadak panik. Sabtu malam (1/5) petugas kepolisian tiba-tiba mengecek pengendara motor.

Sebanyak 17 pengendara motor berknalpot brong ditilang. Sebagai sanksinya para pengendara selanjutnya diminta menuntun motornya dari Jalan Veteran menuju Mako Satlantas Polres Bojonegoro. Mereka diminta berbaris dan berderet menuntun motornya perlahan-lahan. Berdasar Google Maps, Jarak Jalan Veteran menuju satlantas sekitar 3,9 kilometer.

Motor-motor berknalpot brong terus dirazia. Selain bising, kerap kali pengendara menarik gas dengan laju cepat. Tentu membahayakan. Razia sisi utara dan selatan Jalan Veteran ini hampir setiap malam Minggu. Terutama di pusat keramaian masyarakat. Kanit Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polres Iptu M. Thohir mengatakan, bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menggelar operasi yustisi.

Baca juga: SMK TJP Konsisten Menjawab Tantangan Pendidikan Vokasi

Pihaknya fokus merazia keberadaan pengguna motor berknalpot brong meresahkan masyarakat. “Sedangkan pihak dinkes dan satpol PP melakukan tes rapid secara acak dan sosialisasi protokol kesehatan Covid-19,” imbuhnya.

Hasil razia malam itu, ditemukan 17 motor berknalpot brong. Para pemilik motor ditilang dan diminta menuntun motornya tersebut menuju mako satlantas. Selain berknalpot brong, 17 motor ditilang itu juga tidak sesuai standar kelengkapan motornya, seperti ukuran ban atau tidak memasang spion. Kepolisian menyita 17 motor itu. Apabila si pemilik motor hendak mengambil motornya wajib mengganti knalpot dan melengkapi motornya sesuai standar. Juga para pemilik diminta membuat surat pernyataan bahwa tidak akan memasang knalpot brong lagi.

Ia menambahkan, rerata pemilik motor berknalpot brong ditilang berasal dari Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. “Pemilik motor wajib mengganti knalpot sesuai standar. Karena biar bagaimanapun knalpot brong menganggu dan meresahkan masyarakat akibat suaranya dihasilkan sangat bising,” terangnya.

Menurutnya perlu dilakukan razia motor berknalpot brong secara rutin. Pihaknya mengantisipasi agar tidak ada kegiatan balap liar di Bojonegoro. Upaya antisipasi lainnya mengimbau toko otomotif maupun bengkel agar tidak menjual sekaligus tidak melayani apabila ada pemotor ingin pasang knalpot brong.

(bj/rij/gas/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news