alexametrics
Minggu, 16 May 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Optimalisasi Kebun PKK dalam Menunjang Tridharma Perguruan Tinggi

30 April 2021, 11: 11: 39 WIB | editor : Nailul Imtihany

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Jenu Hj. Novia Dwi Astuti, S.Kep.Ns, M.Kep sekaligus Dosen Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIKNU) Tuban (dua dari kiri) mendampingi ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tuban Hj. Qodiriyah Fathul Huda (kiri).

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Jenu Hj. Novia Dwi Astuti, S.Kep.Ns, M.Kep sekaligus Dosen Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIKNU) Tuban (dua dari kiri) mendampingi ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tuban Hj. Qodiriyah Fathul Huda (kiri).

Share this      

Radar Tuban - Kebun Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Jenu termasuk salah satu kebun terluas. Lokasinya berada di samping kantor kecamatan setempat. Pada masa pandemi ini, kebun PKK tersebut dioptimalkan sebagai lahan bisnis untuk memberikan nilai plus yang menghasilkan. Dan dikelola bersama BUMDESMA Jenu Raya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Jenu Hj. Novia Dwi Astuti, S.Kep.Ns, M.Kep menyampaikan, selama pandemi dan Work From Home (WFH), dosen Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIKNU) Tuban ini tetap melaksanakan bimbingan dan pengajaran terhadap mahasiswa melalui daring.

Disela-sela itu, istri Camat Jenu Moh. Maftuchin Riza, S.STP, MM ini memanfaatkan momen WFH sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang dapat bermanfaat bagi masyarakat umumnya. Salah satunya dengan pengelolaan kebun PKK Kecamatan Jenu bersama BUMDESMA Jenu.

Baca juga: Pertahankan Predikat A SAKIP dari Men-PAN RB

Saking istimewanya, kebun PKK ini dikunjungi langsung oleh Bupati H. Fathul Huda beserta ibu ketua tim penggerak PKK Kabupaten Tuban Hj. Qodiriyah bersamaan dengan acara Safari Ramadan, Rabu (28/4) sore.

Seluruh forkompimda dan tamu undangan yang hadir juga turut berkunjung. Ditambahkan alumnus pasca sarjana keperawatan Universitas Airlangga Surabaya ini, manfaat kebun PKK ini selain tetap mempertahankan pemanfaatan lahan pekarangan untuk konsumsi makanan sehari-hari juga berpotensi sebagai lahan bisnis untuk mengembangkan tanaman hias yang dapat diperjualbelikan.

Dia menuturkan, kebun tersebut tetap mempertahankan misi awal yaitu berdaya guna dalam mengatasi stunting di wilayah Kecamatan Jenu. Pohon kelor yang menjadi andalan kebun itu tetap dipertahankan. Dimana pohon ini dikembangkan untuk membuat tambahan bahan makanan bagi balita stunting.

‘’Mengingat di tahun 2019 melalui penelitian yang kami lakukan dengan pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) selama 90 hari dan evaluasinya bertahap pada masa pandemi ini,’’ tuturnya.

Maka, lanjutnya, WFH selama pandemi ini harus tetap berkarya dan bermanfaat bagi masyarakat untuk mendukung Tridharma perguruan tinggi yang merupakan tugas dan kewajiban bagi dosen. ‘’Bravo PKK, Bumdesma Jenu Raya dan IIKNU Tuban,’’ tegas alumnus sarjana Universitas Brawijaya Malang ini.

(bj/wid/zak/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news