alexametrics
Minggu, 16 May 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Sering Dilintasi Truk, Jembatan Putus

28 April 2021, 12: 18: 15 WIB | editor : Nailul Imtihany

RUSAK: Jembatan di Desa Putat Kumpul, Kecamatan Turi putus. Warga harus mencari jalan alternatif

RUSAK: Jembatan di Desa Putat Kumpul, Kecamatan Turi putus. Warga harus mencari jalan alternatif (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan - Jembatan di Desa Putat Kumpul, Kecamatan Turi putus kemarin pagi (27/4). Diduga, jembatan tersebut tak kuat menahan beban karena sering dilewati truk yang mengangkut material bangunan.

Kepala Desa Putat Kumpul Sokran mengatakan, jembatan tersebut putus setelah truk bermuatan pedel melintas. Beruntung, truk itu sudah berada di jalan saat badan jembatan ambrol. Sehingga tidak ada korban jiwa.

Menurut dia, pembangunan jembatan itu kali terakhir pada 2006. ‘’Untuk anggarannya dari pemerintah daerah,’’ ujarnya. Kades mengakui truk sering melintasi jembatan tersebut untuk memercepat proses penanganan di desa akibat banjir beberapa bulan lalu.

Baca juga: Berharap Jasad KLK Edi Siswanto Bisa Ditemukan

Sebelum ada banjir, truk dilarang melintas. Hanya mobil dan motor yang boleh melewati jembatan tersebut. Kades tak mengetahui putusnya jembatan itu karena factor beban truk semata atau ada faktor lainnya. ‘’Pondasinya juga tak mengetahui karena pembangunan juga sudah lama,’’ tuturnya.

Dia menilai gerusan banjir lalu ikut memengaruhi ketahanan jembatan. Kini, warga harus memanfaatkan jalur alternatif karena jembatan itu rusak. Mahmudi, kepala dusun Putat Kidul menilai putusnya jembatan itu karena banjir terlalu lama.

Akibatnya, bagian tepi samping tergerus. Rusaknya jembatan itu membuat aktivitas tiga warga Dusun Morogo, Kemendung, dan Ndungun terganggu. ‘’Jalan alternatif tentunya masih ada, akan tetapi lebih jauh dan jalannya agak rusak,’’ katanya. 

(bj/yan/mal/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news