alexametrics
Minggu, 16 May 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

60 Rekanan Berebut Proyek Masjid Wisata Religi Margomulyo

Dikonsep Menyerupai Masjid Namira Lamongan

26 April 2021, 17: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

60 Rekanan Berebut Proyek Masjid Wisata Religi Margomulyo

(AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Kawasan wisata religi di Kecamatan Margomulyo segera dibangun. Pemkab mengalokasikan anggaran Rp 24 miliar. Anggaran itu digunakan membangun masjid dan ruang terbuka hijau (RTH).

Saat ini masih tahap lelang pemilihan penyedia jasa kontruksinya. Konsepnya nanti masjid menjadi rest area dan wisata religi. Terutama lokasinya berada di jalur perbatasan Bojonegoro dan Ngawi. Dan tak jauh dari pintu keluar atau exit tol berada di Kabupaten Ngawi. Sehingga menjadi tepat untuk pengendara melintas.

Berdasar data di Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, lelang pembangunan wisata religi itu diikuti oleh 60 rekanan. Nilai pagunya mencapai Rp 24,2 miliar. Lelang akan berakhir Juni mendatang. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Adie Witjaksono mengatakan, tahun ini akan dibangun adalah masjid.

Baca juga: SDM Calon Perades di Bawah Standar, Rerata Nilai Dibawah 50

Nantinya, yang utama pembangunan masjid akan menjadi daya tarik. Sedangkan sarana lainnya hanya menjadi penunjang. Adie melanjutkan, konsep sebenarnya wisata religi itu adalah rest area. Para pengguna jalan bisa beristirahat di lokasi itu.

Selain itu, bisa salat dan menikmati sarananya. Sekaligus agar tertarik berkunjung ke Bojonegoro setelah melihat lokasi tersebut. Sebab, nantinya akan dilengkapi berbagai informasi tentang wisata-wisata. ‘’Sebenarnya konsepnya ya rest area itu,’’ jelasnya.

Mantan kepala dinas perhubungan itu menjelaskan, Bojonegoro memang belum memiliki masjid populer. Misalnya Masjid Ahmad Dahlan di Bunder Kabupaten Gresik, juga Masjid Namira di Lamongan. Masjid-masjid itu banyak didatangi orang terutama pengendara melintas. ‘’Orang-orang tertarik datang ke sana untuk melihat dan beribadah,’’ jelasnya.

Sementara itu, hingga kini kunjungan wisata di sejumlah objek wisata masih minim. Dari objek wisata masih ada satu yang tutup, yakni Dander Water Park. Sedangkan, Kahyangan Api dan Waduk Pacal tetap buka.

Namun, kunjungannya masih minim. Kepala UPT Wisata Terpadu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro Mudiono mengatakan, data terakhir kunjungan wisata hingga April masih landai. Di Waduk Pacal kunjunganya mencapai 127 orang. Sedangkan Kahyangan Api mencapai 407 orang. ‘’Mungkin saat Lebaran nanti kunjungan akan meningkat,’’ jelasnya.

(bj/rij/zim/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news