alexametrics
Minggu, 16 May 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Perbaikan Jalan Lamongan Masih Ada Proyek DAK 29 Miliar

24 April 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Perbaikan Jalan Lamongan Masih Ada Proyek DAK 29 Miliar

(AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

Share this      

Radar Lamongan – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga akhirnya mendapatkan suntikan dana alokasi khusus (DAK) Rp 29 miliar. Dana tersebut seakan menjadi penawar obat setelah program kerjanya dipangkas akibat refocusing APBD.

‘’Iya untuk APBD sebesar Rp 11 miliar memang dipangkas. Kita hanya mengerjakan tiga paket yang menggunakan dana DAK,’’ tutur Kabid Perbaikan Jalan Kabupaten Dinas PU Bina Marga Lamongan Dandoko kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (23/4).

Tiga paket tersebut meliputi jalur Tikung – Sumberkerep sepanjang Rp 5,4 kilometer (km). Anggarannya Rp 19,4 miliar lebih. Perbaikan jalur selatan Lamongan itu lebih besar dibandingkan dua titik lainnya. ‘’Di sana (Tikung – Sumberkerep) jauh lebih panjang,’’ ujar Dandoko saat dikonfi rmasi via ponsel.

Baca juga: Persiapan Tim Tunggu Surat PSSI

Titik lainnya, ruas jalan Tunjungmekar – Sambopinggir sepanjang 1 km, serta pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 200 meter (m). Anggarannya Rp 5,6 miliar lebih.

‘’Di titik tersebut merupakan perbaikan ruas jalur wilayah tengah,’’ katanya. Satu titik lagi, ruas jalan Karangkembang – Gendongkulon sepanjang 1 km. Anggarannya Rp 3,5 miliar. Dandoko mengatakan, perbaikan ruas jalan di sana juga termasuk dalam jalur lingkar selatan (JLS) Kecamatan Babat. ‘’Di sana kan dilaksanakan secara bertahap,’’ imbuhnya.

Tiga paket proyek tersebut masih dalam proses penyiapan administrasi dan teknis. Dandoko memperkirakan awal bulan depan sudah masuk lelang. Proyek bisa dikerjakan antara Juni hingga Juli mendatang. ‘’Kita berupaya bisa tepat waktu, sehingga pengerjaannya nanti juga bisa sesuai target,’’ tukasnya.

Tahun lalu, mayoritas proyek fi sik yang menggunakan DAK dihentikan pencairannya akibat refocusing anggaran. Dandoko mengatakan, tahun lalu DAK yang terpangkas sekitar Rp 20 miliar lebih. ‘’Tahun ini bidang jalan dari pusat tidak terkena refocusing,’’ terang Dandoko.

(bj/yan/ind/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news