alexametrics
Selasa, 13 Apr 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Pengisian Sebelas Jabatan Eselon yang Kosong Paling Cepat September

08 April 2021, 15: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Pengisian Sebelas Jabatan Eselon yang Kosong Paling Cepat September

Share this      

Radar Lamongan – Kekosongan jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di lingkungan Pemkab Lamongan paling cepat terisi September nanti. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (KPSDM) mendata ada sebelas jabatan kosong karena pejabatnya purna dan meninggal dunia.

“Untuk JPT saja ada 11 yang kosong, jabatan fungsional masih banyak,” ujar Kepala Badan KPSDM Lamongan Bambang Hadjar kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Menurut dia, pengisian JPT pratama paling cepat dilakukan September. Alasannya, pemerintah masih fokus untuk pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19. Bambang menjelaskan, sebelas jabatan yang kosong itu terdiri atas kepala bakesbang, balitbangda, bappeda, dinas pariwisata dan kebudayaan, dinas PU SDA, dan dinas pendidikan.

Baca juga: Kepala SD Keberatan Dipindah Lintas Kecamtan, Mutasi Dievaluasi Ulang

Kemudian, kepala dinas pemuda dan olahraga, BPKAD, asisten III, dinas TPHP, dan sekretaris daerah. Bambang memastikan jabatan yang kosong bakal bertambah tiga lagi. Sebab, dirinya bersama kepala dinsos, dan satpol PP memasuki purna tugas.

“Pengisian dimungkinkan serentak. Aturannya enam bulan sebelum pejabat tersebut purna bisa diadakan proses pergantian secara terbuka. Sementara tiga yang kosong selanjutnya masuk purna per Oktober dan Desember,” tuturnya.

Pengisian JPT pratama dilakukan secara terbuka. Menurut Bambang, proses lelangnya diketahui publik. Panitia pengisian jabatan eselon II kepala dinas dan badan, berasal dari internal pemkab. Terkait pengisian sekda, nantinya panitia dari Pemprov Jatim.

Bambang menambahkan, calon pendaftar harus memenuhi kriteria yang ditetapkan. Mulai dari golongan masa kerja dan mutasi jabatan. Setelah memenuhi syarat, calon peserta akan mengikuti asesmen yang dilakukan di Surabaya. Selanjutnya peserta yang mengikuti asesmen diranking hasilnya.

Setelah itu, mereka menjalani tes psikologi dan kesehatan. Terakhir peserta diwajibkan mengikuti tes kompetensi akademik yang dilakukan di Lamongan. “Teknis nanti akan menyesuaikan, tapi kekosongan sekarang memang cukup banyak dan diisi plt,” tuturnya.

(bj/yan/rka/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news