alexametrics
Selasa, 13 Apr 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Ali Efendi, Rekor 7 Kali Donor Plasma Konvalesen

08 April 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

REKOR TERBANYAK: Ali Efendi saat mendonorkan plasmanya yang ketujuh di PMI Tuban kemarin (7/4).

REKOR TERBANYAK: Ali Efendi saat mendonorkan plasmanya yang ketujuh di PMI Tuban kemarin (7/4). (YUDHA SATRIA A/RDR.TBN)

Share this      

Radar Tuban - Ali Efendi, 52, masih memegang rekor pendonor plasma terbanyak di Palang Merah Indonesi (PMI) Tuban. Anggota Kodim 0811 Tuban berpangkat peltu itu kemarin (7/4) mendonorkan plasma ketujuh kalinya. Dia rutin donor plasma tiap dua pekan sekali sejak dinyatakan sembuh dari Covid-19 pada Desember 2020.

Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, Ali mengatakan, gaya hidup sehat menjadi kunci utama agar tubuh tetap fit dan bugar. Dia menyampaikan, hampir setiap hari memiliki jadwal olahraga rutin. Seperti gowes, renang, tenis, dan sepak bola. Olahraga itulah yang kemungkinan membuat titer antibodi bapak dua anak ini masih dinyatakan layak saat donor plasma ketujuh. ‘’Sejak remaja sampai sekarang tidak bisa lepas dari olahraga,’’ terang pria yang tinggal di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding itu.

Pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Semen Gresik ini mengaku tak punya resep khusus untuk bisa donor ketujuh kalinya. Dia juga tak punya pantangan makanan tertentu. Semua makanan dilahap. Lebih lanjut Ali mengatakan, dirinya tetap teguh pada misi kemanusiaan. Jika titer antibodinya dinyatakan layak hingga donor kesepuluh, dia tetap rutin mendonor.

Baca juga: Seri Melawan Persik, Persela Rugi Besar

Pengurus KONI Tuban ini mengaku merasakan kebahagiaan setelah donor. Apalagi, plasmanya bermanfaat untuk menolong nyawa orang lain. Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Tuban Didik Suharsoyo mengatakan, Ali merupakan pendonor terbanyak di Tuban. Sebagian besar pendonor di Bumi Wali terbanyak hanya donor plasma dua kali. Dan hanya sebagian kecil hingga tiga kali. ‘’Kalau di Surabaya banyak yang bisa donor plasma lebih dari lima kali, tapi di Tuban hanya Pak Ali,’’ katanya.

Dokter yang juga direktur Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban ini mengatakan, donor plasma tak mengurangi titer antibodi seseorang. Terbukti, hasil titer antibodinya Ali bisa naik-turun tergantung kondisi badan. ‘’Untuk donor ketujuh ini titer antibodinya masih bagus,’’ ujarnya. 

(bj/ds/yud/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news