alexametrics
Selasa, 13 Apr 2021
radarbojonegoro
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Empat Laga, Persela Empat Kali Seri

Bahan Evaluasi Jelang Kompetisi Liga 1

08 April 2021, 11: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

DERBY JATIM: Melvyn Lorensen berebut bola dengan pemain Persik. Laga berkahir imbang 2-2 itu, Melvyn lesakkan dua gol.

DERBY JATIM: Melvyn Lorensen berebut bola dengan pemain Persik. Laga berkahir imbang 2-2 itu, Melvyn lesakkan dua gol. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)

Share this      

Radar Bojonegoro - Empat kali berlaga di grup C Piala Menpora, hasilnya empat kali seri. Hasil 2-2 di laga terakhir melawan Persik Kediri kemarin (7/4), menjadi evaluasi. Tentu, sepak terjang skuad Persela masih banyak kekurangan. Terutama mengevaluasi lini depan Persela masih kurang tajam. Sedangkan lini pertahanan masih sering melakukan kesalahan elementer.

‘’Ini bagian dari proses meraih tim terbaik untuk menghadapi kompetisi Liga 1,’’ kata Pelatih Persela Didik Ludiyanto kemarin.

Tiga laga awal, ketajaman striker Persela mendapatkan sorotan. Minim gol disarangkan pemain depan ketika Persela imbang 0-0 melawan PSS Sleman, imbang 1-1 melawan Madura United, dan imbang 0-0 melawan Persebaya. Lini pertahanan dengan komanda Demerson Bruno Costa dan M. Zaenuri cukup kokoh di tiga laga awal. Hanya kecolongan satu gol saja. Sedangkan, laga terakhir melawan Persik, lini depan Persela sudah menunjukkan ketajaman.

Baca juga: Selidiki Calon Pembeli Sabu Sabu 2,72 Ons

‘’Itulah sepak bola. Kemarin kita bertahan, sekarang kita menyerang terus, tapi hasilnya belum bisa maksimal,’’ terang Didik.

Striker asing Melvyn Lorensen mampu mencetak dua gol. Namun, lini pertahanan Persela justru kurang solid, hingga akhirnya Persik mampu menyamakan kedudukan. Hasil itu menutup peluang tim biru muda untuk bisa lolos dari grup C. ‘’Pemain bertahan kami banyak yang emosi di laga terakhir ini. Ke depan akan kami evaluasi bersama,’’ ucap Didik saat post match press conference.

Seperti diketahui, Piala Menpora ajang unjuk gigik Melvyn masih berstatus trial. Disinggung terkait dua gol Melvy, apakah pelatih akan merekomendasikan dikontrak? ‘’Nanti akan kami laporkan kepada manajemen. Hasilnya seperti apa, nanti manajemen yang memutuskan,’’ katanya.

Didik mengatakan, dirinya mencoba banyak pemain muda dalam Piala Menpora. Hasil empat kali seri harus disyukuri, karena timnya sudah bermain cukup maksimal. ‘’Apalah artinya kita di pramusim bagus, tapi tidak sesuai ketika di liga. Ini sebagai tolok ukur kekurangannya. Tidak semata-mata hasil kami cari, tapi ini lho pemain yang layak di liga. Terpenting Persela lebih baik,’’ tukasnya.

Demerson Bruno Costa menuturkan, Persela baru saja membentuk tim, dengan banyak pemain baru. Sehingga, sejumlah pemain masih butuh waktu beradaptasi. ‘’Persela baru saja membentuk tim dengan banyak pemain baru. Terkadang belum terkoneksi dengan baik. Tapi kami sudah menjalani game dengan baik di Piala Menpora,’’ imbuh stoper berpaspor Brasil tersebut.

Menurut dia, Piala Menpora cukup bagus membentuk skuad Persela lebih baik untuk kompetisi Liga 1 mendatang. Sehingga, nantinya Persela diharapkan mampu bersaing dengan klub-klub besar di kasta tertinggi di Indonesia. ‘’Di liga nanti, kami ingin lebih baik. Sehingga Persela bisa mendapatkan musim luar biasa,’’ ujar Demerson.

(bj/rij/ind/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news