alexametrics
Selasa, 13 Apr 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Pengisian Waduk Gongseng Proses Perizinan

06 April 2021, 14: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

PROYEK NASIONAL: Sudut Waduk Gongseng di Kecamatan Temayang. Waduk baru selesai dibangun tahun lalu itu memiliki daya tampung air 22 juta meter kubik.

PROYEK NASIONAL: Sudut Waduk Gongseng di Kecamatan Temayang. Waduk baru selesai dibangun tahun lalu itu memiliki daya tampung air 22 juta meter kubik. (NURKOZIM/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Pengisian Waduk Gongseng masih proses perizinan ke pusat. Termasuk masih proses penghitungan pohon jati. Sebab, pohon yang tergenang di area waduk akan diganti rugi mengingat luas lahan sekitar 400 hektare.

‘’Pohon jati yang tergenang nantinya akan diganti. Saat ini proses penghitungan,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro Tedjo Sukmono.

Waduk Gongseng selesai dibangun akhir tahun lalu. Namun, pengisian tidak bisa dilakukan langsung. Harus dilakukan berbagai perizinan. Pengisian waduk dijadwalkan mulai Juli mendatang.

Baca juga: Siswa Jalani Ujian Madrasah Penentu Kelulusan

Pengisian diperkirakan berlangsung selama setahun lebih. Akhir 2022 mendatang waduk itu diperkirakan siap mengaliri 16 ribu hektare lahan pertanian. Tedjo menjelaskan, Waduk Gongseng akan memiliki daya tampung air sebanyak 22 juta meter kubik. Itu bisa mengaliri 16 ribu hektare lahan pertanian. Karena itu, pengisiannya lebih lama.

‘’Selain itu, waduk itu juga luas. Dibangun di atas lahan seluas 400 hektar,’’ jelasnya. Menurut dia, pengisian Waduk Gongseng diperkirakan berlangsung cukup lama. Sekitar setahun lebih. Akhir 2022 mendatang air waduk itu baru bisa difungsikan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP SDA Wilayah 4 Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Antonius Suryono menjelaskan, Waduk Gongseng akan menambah aliran Waduk Pacal. Akan mengalir di sungai yang sama, yakni Sungai Pacal. ‘’Itu nanti akan memperkuat aliran Pacal,’’ jelasnya.

Sehingga, lanjut dia, aliran air Sungai Pacal akan lebih banyak. Bisa mengalir sepanjang tahun. Saat ini aliran Sungai Pacal tidak bisa dilakukan saat puncak kemarau. Pasokan air waduk tidak mencukupi.

Anton menuturkan, saat ini waduk masih tahap perawatan. Belum diserahkan ke BBWS. Sehingga, pihaknya masih belum tahu detail tentang waduk itu. Meski demikian, dia memperkirakan pengisian waduk berlangsung lama. Pengisian juga mengandalkan hujan.

(bj/rij/zim/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news