alexametrics
Selasa, 13 Apr 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Wisata Sunan Bonang Paling Banyak Dikunjungi

05 April 2021, 11: 57: 53 WIB | editor : Nailul Imtihany

SAMBUT RAMADAN: Antrean becak yang memenuhi Jalan KH Mustain kemarin (4/4) siang.

SAMBUT RAMADAN: Antrean becak yang memenuhi Jalan KH Mustain kemarin (4/4) siang. (YUDHA SATRIA A/RDR.TBN)

Share this      

Radar Tuban - Kompleks makam Sunan Bonang menjadi wisata Tuban yang mendapat kunjungan terbanyak selama 2020. Saat jumlah kunjungan wisata selama pandemi Covid-19 anjlok, wisata religi ikon Bumi Wali tersebut masih mendatangkan peziarah hampir satu juta orang selama setahun.

Mengacu data Dinas Pariwisata, Ke budayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban, jumlah kunjungan wisata terbanyak selama 2020 dipegang kompleks makam Sunan Bonang dengan jumlah 988.647 orang.

Jumlah tersebut turun drastis dari tahun sebelumnya atau 2019 dengan tingkat kunjungan 2.521.925 orang. Urutan kedua terbanyak kunjungan wisata selama 2020 yakni kompleks wisata religi Makam Asmoroqondi. Jumlah kunjungan nya 917.078 orang.

Baca juga: Wisata Belum Maksimal, Komisi C Sarankan Dibuka

Wisata religi di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang ini mengalami anjlokan pengunjung paling parah. Padahal pada 2019, kunjungan peziarah di lokasi ini menduduki kunjungan wisata terbanyak dengan jumlah 2.604. 264 orang.

Kepala Disparbudpora Tuban Sulistiyadi mengatakan wisata religi masih menjadi ikon di Tuban. Menanggapi kunjungan wisata di Tuban yang perlahan terus meningkat, pejabat yang akrab disapa Didit ini mengingatkan pelayanan wisata wajib menerima kunjungan maksimal 50 persen dari kuota yang ada.

“Alhamdulillah kami sampai saat ini masih tetap menerapkan pelayanan wisata dengan kapasitas 50 persen,” terang dia. Mantan Camat Tuban ini menegaskan meskipun mayoritas petugas wisata sudah melaksanakan vaksin, tetap wajib menerapkan protokol kesehatan. Demikian pula pengunjung wajib diatur jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

“Harus proaktif melaporkan langsung apabila ada kejadian di obyek terkait adanya indikasi covid maupun sakit lainnya yang butuh penanganan darurat,” imbau dia. 

(bj/wid/yud/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news