alexametrics
Selasa, 13 Apr 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Ibadah di Gereja Khidmat, di Rumah Virtual

Perayaan Ibadah Paskah dengan Penjagaan Ketat

02 April 2021, 19: 32: 36 WIB | editor : Nailul Imtihany

KEBAKTIAN PASKAH: Petugas gabungan polres dan satbrimob menjaga gereja secara ketat kemarin.

KEBAKTIAN PASKAH: Petugas gabungan polres dan satbrimob menjaga gereja secara ketat kemarin.

Share this      

Radar Bojonegoro - Ibadah di Gereja Santo Paulus kemarin petang (1/4) cukup khidmat. Satu per satu jemaat mendatangi gereja seiring perayaan pekan suci Paskah. Ibadah berlangsung pukul 18.00 hingga 20.00 itu dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian.

Pengecekan berlapis agar ibadah berlangsung lancar. Pengamanan secara ketat juga terhadap gereja-gereja tengah merayakan ibadah kebaktian Paskah. Thomas Djaja salah satu jemaat mengatakan, menyambut baik semangat perayaan Paskah di tengah pandemi. Ibadah perayaan Paskah bisa digelar secara daring atau virtual. ‘’Saya bersama istri dan anak-anak ikut ibadah secara daring di rumah,’’ ujarnya kemarin.

Terdapat pula jemaat yang menjalani ibadah secara tatap muka di gereja. Namun, harus mendaftar ke pihak gereja terlebih dahulu karena kondisi masih pandemi dan mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Pemprov Jatim Terima Penghargaan BKN Award 2020 untuk Dua Kategori

Adapun rangkaian ibadah pekan suci Paskah sudah mulai kemarin yakni Kamis Putih. Selanjutnya, Kebaktian Jumat Agung, Sabtu Sunyi, puncaknya kebaktian Minggu pagi dan sore.

Sementara itu, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Bojonegoro Pendeta Iwan Sukmono menerangkan, bahwa senantiasa berkoordinasi erat dengan kepolisian jelang Paskah. Kemarin ada 15 perwakilan pengurus gereja di Bojonegoro juga telah bersilaturahmi ke polres.

Ia mengatakan, sebagian besar gereja di Bojonegoro melaksanakan ibadah secara daring dan luring. Secara khusus, momen Paskah tahun ini untuk mendoakan bangsa supaya pandemi Covid-19 dan situasi keamanan kondusif. “Kami tetap mengimbau dan menyarankan agar Paskah tahun ini dikemas lebih sederhana, tapi tidak mengurangi penghayatan,” tuturnya.

Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia meminta para pengurus gereja bersama-sama melaksanakan pengamanan. Sehingga tahu para jemaat gereja atau bukan saat ibadah kebaktian.

“Kami lakukan pengamanan secara rutin menjelang Paskah. Mulai dari patroli bersama pengurus masing-masing gereja di seluruh wilayah Bojonegoro. Kami juga mengimbau dilaksanakan protokol kesehatannya,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, iklim kondusif masih terlihat di Bojonegoro. Peran serta masyarakat sangat penting, khususnya menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Juga mengimbau kepada seluruh masyarakat tidak terprovokasi berita hoaks. “Apabila ada warga melihat halhal yang mencurigakan, agar segera melaporkannya ke pihak keamanan,” imbuhnya.

(bj/rij/gas/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news